Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Menyusuri Jalur Selatan Jawa, Pengalaman Mudik yang Lebih Tenang dan Penuh Persinggahan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Menyusuri Jalur Selatan Jawa, Pengalaman Mudik yang Lebih Tenang dan Penuh Persinggahan
Foto: (Sumber : Pemudik sedang mengantri di Jembatan Cirahong, Ciamis, Jawa Barat pada Senin (16/3/2026). ANTARA/Farika Nur Khotimah..)

Pantau - Jalur selatan Pulau Jawa masih menawarkan pengalaman mudik yang lebih lengang dan penuh persinggahan di tengah dominasi jalan tol sebagai pilihan utama pemudik Lebaran 2026.

Jalur Selatan Lebih Lengang dan Lancar

Perjalanan mudik melalui jalur selatan yang dilalui dari Jakarta menuju Bandung hingga Nagreg terpantau lancar pada H-5 Lebaran tanpa kepadatan signifikan.

Memasuki wilayah Garut, Tasikmalaya, Ciamis, hingga Banjar, arus lalu lintas relatif longgar dengan kondisi jalan yang mulus.

Salah satu titik yang dilalui adalah Jembatan Cirahong yang menghubungkan Tasikmalaya dan Ciamis serta masih aktif digunakan untuk kendaraan dan kereta api.

Kondisi ini menunjukkan jalur selatan belum mengalami lonjakan volume kendaraan menjelang puncak arus mudik.

Persinggahan dan Nuansa Perjalanan

Perjalanan berlanjut menuju Cilacap dan kawasan pesisir selatan dengan sejumlah titik persinggahan yang menjadi daya tarik tersendiri.

Masjid As-Shodiqin di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah menjadi salah satu lokasi singgah dengan arsitektur unik yang dikelilingi danau buatan.

Perjalanan kemudian menuju Pantai Menganti di Kebumen yang merupakan bagian dari kawasan UNESCO Global Geopark.

Kawasan pantai tersebut terpantau lengang dengan area parkir yang tidak dipadati kendaraan.

Sepanjang perjalanan, interaksi sosial seperti warga yang membagikan takjil kepada pengguna jalan turut mewarnai pengalaman mudik di jalur selatan.

Perjalanan ini menunjukkan bahwa mudik tidak hanya soal kecepatan tiba, tetapi juga pengalaman yang ditemui sepanjang perjalanan.

Penulis :
Aditya Yohan