Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

DLH DKI Tegaskan Video Viral Bukan Pembuangan Sampah ke Kali di TPU Tanah Kusir

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

DLH DKI Tegaskan Video Viral Bukan Pembuangan Sampah ke Kali di TPU Tanah Kusir
Foto: (Sumber : Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengangkut sampah di kawasan TPU Tanah Kusir, Jakarta, Kamis (26/3/2026). ANTARA/HO-Dinas Lingkungan Hidup DKI..)

Pantau - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memastikan tidak ada aktivitas pembuangan sampah ke Kali Pesanggrahan di kawasan TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, meski sempat viral di media sosial.

Klarifikasi Video Viral dan Fakta Lapangan

Kepala Unit Penanganan Sampah Badan Air DLH DKI Jakarta Dadang Cahya Rusdiana menyatakan aktivitas dalam video tersebut merupakan bagian dari operasional resmi penanganan sampah.

"Aktivitas kendaraan angkut (dump pickup) yang terlihat dalam unggahan tersebut merupakan bagian dari operasional resmi penanganan sampah badan air, bukan pembuangan ke sungai," ujarnya.

Ia menjelaskan lokasi tersebut merupakan titik emplacement atau penampungan sementara resmi milik DLH yang berada di area TPU Tanah Kusir.

"Titik tersebut berfungsi sebagai lokasi transit sampah yang diangkut dari sungai dan waduk di wilayah Kecamatan Pesanggrahan dan Kecamatan Kebayoran Lama," katanya.

Proses Pengelolaan Sampah dan Pengawasan

Dadang menjelaskan sampah yang dikumpulkan kemudian dipindahkan menggunakan truk kecil menuju emplacement Perintis untuk proses pemilahan lanjutan.

Setelah dipilah, sampah residu akan diangkut menggunakan truk besar menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang untuk pengolahan lebih lanjut.

Menurutnya, sudut pengambilan video yang sejajar dengan jalan menimbulkan kesan seolah-olah terjadi pembuangan sampah ke sungai.

"Padahal, aktivitas tersebut berada di titik penampungan yang dikelola oleh Unit Penanganan Sampah Badan Air dan tidak ada pembuangan ke badan air," ungkapnya.

DLH juga memastikan seluruh aktivitas dilakukan sesuai prosedur dengan pengawasan ketat serta dilengkapi penyekatan menggunakan kubus apung HDPE untuk mencegah sampah masuk ke aliran sungai.

Penulis :
Aditya Yohan