Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Dokter Peringatkan Paparan Sinar UV Picu Penuaan Dini dan Risiko Kanker Kulit

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Dokter Peringatkan Paparan Sinar UV Picu Penuaan Dini dan Risiko Kanker Kulit
Foto: (Sumber : Ilustrasi -- Penggunaan tabir surya dapat membantu melindungi kulit dari dampak paparan sinar UV matahari. ANTARA/HO-Pexels.)

Pantau - Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr. R Amanda Sumantri mengingatkan paparan sinar ultraviolet (UV) jangka panjang dapat memicu penuaan dini hingga meningkatkan risiko kanker kulit.

Paparan UV Rusak DNA Kulit

Amanda menjelaskan paparan sinar UV dalam waktu lama dapat merusak DNA sel kulit yang berdampak pada proses photoaging.

“Paparan sinar ultraviolet yang mengenai kulit selama bertahun-tahun akan mengubah DNA dalam sel-sel kulit sehingga memicu penuaan dini dan meningkatkan risiko kanker kulit,” ungkapnya.

Ia menyebut tanda penuaan dini muncul pada area yang sering terpapar matahari seperti wajah, leher, lengan, dan punggung tangan.

Gejala yang muncul antara lain kerutan, hilangnya elastisitas kulit, pembuluh darah tampak jelas, hingga perubahan pigmen seperti melasma dan bintik penuaan.

Pencegahan dan Perawatan Kulit

Amanda menyarankan penggunaan tabir surya ber-SPF tinggi secara rutin serta menghindari paparan matahari langsung pada pukul 10.00 hingga 16.00 WIB.

“Menghindari paparan sinar matahari langsung mulai pukul 10 pagi sampai 4 sore juga dapat membantu mengurangi risiko,” ujarnya.

Ia juga menganjurkan penggunaan topi, kacamata pelindung UV, serta pakaian tertutup saat beraktivitas di luar ruangan.

Untuk penanganan, tersedia berbagai metode seperti laser skin rejuvenation, microdermabrasion, chemical peels, hingga terapi intense pulsed light (IPL) untuk memperbaiki kondisi kulit.

Amanda menegaskan perlindungan sejak dini penting dilakukan guna menekan risiko penuaan dini dan gangguan kulit akibat paparan sinar matahari.

Penulis :
Ahmad Yusuf