Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Lonjakan Penumpang Whoosh H+5 Lebaran Tembus 11 Ribu Tiket, Diprediksi Naik Sore Hari

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Lonjakan Penumpang Whoosh H+5 Lebaran Tembus 11 Ribu Tiket, Diprediksi Naik Sore Hari
Foto: Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti memberikan keterangan kepada media di Stasiun KCIC, Jakarta Timur, Kamis 26/3/2026 (sumber: ANTARA/Luthfia Miranda Putri)

Pantau - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat penjualan tiket kereta cepat Whoosh mencapai sekitar 11.000 tiket hingga Kamis siang, 26 Maret 2026 atau H+5 Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.

Penjualan Tiket dan Prediksi Kenaikan

Manager Corporate Communication KCIC Emir Monti menyampaikan bahwa angka penjualan tersebut masih bersifat sementara dan mencakup berbagai rute perjalanan.

"Untuk hari ini Kamis, tiket yang terjual itu baru berkisar di angka 11.000 sekian untuk ke berbagai tujuan," ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa jumlah tersebut masih lebih rendah dibandingkan puncak arus balik pada Selasa, 24 Maret 2026 atau H+3 Lebaran yang mencapai sekitar 24.000 penumpang per hari.

KCIC memprediksi jumlah penumpang akan terus meningkat hingga sore hari.

"Mungkin diprediksi nanti sore itu total-total di sekitar 18.000 penumpang per hari," ujarnya.

Lonjakan penumpang juga diperkirakan kembali terjadi pada Sabtu dan Minggu, 28–29 Maret 2026, seiring berakhirnya masa libur sekolah serta kebijakan bekerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA).

Kapasitas dan Tren Angkutan Lebaran

Untuk mengantisipasi lonjakan, KCIC menyediakan 62 jadwal perjalanan per hari dengan total kapasitas mencapai 37.000 tempat duduk.

Selama periode Angkutan Lebaran 2026 pada 13–25 Maret, jumlah penumpang Whoosh tercatat sebanyak 224.827 orang.

Angka tersebut meningkat sekitar 11,3 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 202.007 penumpang.

Puncak okupansi sementara terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026 dengan total 24.315 penumpang dalam satu hari.

KCIC menilai peningkatan jumlah penumpang turut mendorong pergerakan ekonomi, baik dari pendapatan ticketing maupun non-ticketing.

Kereta cepat Whoosh sebagai moda transportasi pertama di Indonesia dan Asia Tenggara beroperasi dengan kecepatan hingga 350 kilometer per jam dan melayani rute Jakarta–Bandung melalui empat stasiun utama yakni Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar Summarecon.

KCIC menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan transportasi yang aman, cepat, dan andal bagi masyarakat.

Penulis :
Arian Mesa