Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Lifestyle

Dokter Ungkap Riwayat Keluarga Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung dan Hipertensi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Dokter Ungkap Riwayat Keluarga Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung dan Hipertensi
Foto: (Sumber : Ilustrasi serangan jantung. ANTARA/HO-Shutterstock.)

Pantau - Dokter spesialis jantung dr. Febtusia Puspitasari menyatakan riwayat keluarga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung dan hipertensi, terutama jika terjadi pada usia dini.

Faktor Genetik dan Risiko Penyakit

Febtusia mengatakan, “Risiko akan meningkat secara signifikan apabila anggota keluarga dekat seperti ayah, ibu, atau saudara kandung mengalami penyakit jantung pada usia dini, yaitu sebelum 55 tahun pada pria atau 65 tahun pada wanita.”

Ia menjelaskan faktor genetik memengaruhi kadar kolesterol, tekanan darah, hingga pembentukan plak pada pembuluh darah.

Beberapa penyakit yang memiliki komponen genetik antara lain penyakit jantung koroner, kardiomiopati, aritmia, serta hiperkolesterolemia familial.

Selain itu, hipertensi juga kerap diturunkan dalam keluarga dan berkaitan dengan fungsi ginjal, pembuluh darah, serta respons hormon tubuh.

Pencegahan dan Deteksi Dini

Febtusia menegaskan bahwa faktor keturunan bukan satu-satunya penentu karena risiko dapat ditekan melalui gaya hidup sehat.

Ia mengingatkan pentingnya mengenali gejala awal seperti nyeri dada, sesak napas, detak jantung tidak teratur, hingga mudah lelah.

“Pemeriksaan kesehatan rutin minimal satu hingga dua kali per tahun,” ujarnya.

Upaya pencegahan meliputi pola makan sehat, olahraga rutin, menghindari rokok dan alkohol, serta menjaga berat badan dan mengelola stres.

Ia juga menekankan pentingnya pemeriksaan lanjutan seperti tes kolesterol, EKG, hingga CT calcium score bagi individu berisiko.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Tria Dianti