
Pantau - Pemerintah Kabupaten Batang menggencarkan program Satu Minggu Satu Buku guna meningkatkan minat baca anak sejak usia dini serta mengurangi ketergantungan terhadap gadget.
Program ini menyasar anak usia dini hingga kelas 3 sekolah dasar dengan melibatkan peran aktif orang tua dan guru.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Batang Puji Setyowati mengatakan, "Jika kita melihat fenomena sekarang, banyak orang tua yang membiarkan anaknya bermain gadget sehingga anak malas untuk membaca buku."
Kolaborasi Orang Tua dan Sekolah
Pemkab Batang mendorong orang tua untuk membacakan minimal satu buku setiap minggu kepada anak.
Hasil bacaan tersebut nantinya akan ditinjau kembali oleh guru di sekolah sebagai bagian dari evaluasi literasi.
Puji menegaskan, "Gerakan ini harapannya orang tua dapat berperan aktif dalam membacakan buku bagi anak-anaknya di rumah, minimal satu buku dalam seminggu."
Strategi Literasi Berbasis Konten Digital
Untuk mendukung program, pemerintah juga memberikan bimbingan teknis kepada penggiat literasi.
Pelatihan tersebut mencakup kemampuan produksi konten video agar pesan literasi lebih menarik di media sosial.
Puji mengungkapkan, "Generasi sekarang lebih condong ke konten-konten di media sosial."
Sebagai informasi tambahan, program ini diharapkan mampu membangun budaya membaca sejak dini melalui sinergi antara keluarga, sekolah, dan komunitas literasi.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







