Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Ibas Kenang Juwono Sudarsono sebagai Intelektual dan Guru Bangsa

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Ibas Kenang Juwono Sudarsono sebagai Intelektual dan Guru Bangsa
Foto: (Sumber: Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (kanan) dan Presiden RI Keenam Susilo Bambang Yudhoyono menghadiri pemakaman mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (29/3/2026). ANTARA/HO-MPR RI.)

Pantau - Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas menyampaikan duka cita atas wafatnya Juwono Sudarsono dan mengenangnya sebagai intelektual besar serta guru bangsa.

Ibas menilai Juwono bukan hanya pejabat negara, tetapi juga teknokrat dengan integritas tinggi.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Hari ini Indonesia berduka. Kita kehilangan salah satu putra terbaik bangsa, seorang begawan ilmu hubungan internasional dan pertahanan yang sangat bersahaja. Atas nama pribadi, keluarga, dan Fraksi Partai Demokrat, saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan," ujarnya.

Ia menyebut Juwono sebagai sosok yang dipercaya lintas era kepemimpinan nasional, mulai dari Presiden Soeharto hingga Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

"Beliau adalah sosok yang mampu menjembatani berbagai dinamika politik dengan profesionalisme dan integritas yang luar biasa. Jasa beliau sangat besar dalam meletakkan fondasi pertahanan negara yang modern namun tetap mengedepankan nilai-nilai demokrasi," katanya.

Selain menjabat Menteri Pertahanan, Juwono juga pernah menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Menteri Negara Lingkungan Hidup.

Ia dikenal sebagai Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia.

"Beliau adalah contoh nyata abdi negara yang tuntas. Di mana pun beliau ditempatkan, beliau selalu memberikan standar moral dan intelektual yang sangat tinggi," ujar Ibas.

Juwono juga menerima berbagai penghargaan negara, termasuk Bintang Mahaputera Adipradana dan Bintang Mahaputera Adipurna.

"Sederet penghargaan yang beliau terima, mulai dari Bintang Mahaputera Adipradana hingga yang terbaru Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo Subianto pada Agustus 2025, adalah bukti nyata bahwa negara sangat menghargai ketulusan pengabdian beliau. Beliau mengajar kita bahwa kekuasaan adalah amanah untuk mendidik dan melayani," katanya.

Ibas mengajak masyarakat untuk mendoakan almarhum.

"Selamat jalan, Prof. Juwono Sudarsono. Terima kasih atas segala bimbingan, dedikasi, dan teladan yang telah diberikan bagi bangsa ini. Semoga segala amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan," ujarnya.

Penulis :
Gerry Eka