
Pantau - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memastikan ketersediaan BBM dan LPG dalam kondisi aman selama arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah, khususnya di wilayah Lampung.
Kepastian tersebut disampaikan anggota Komite BPH Migas Erika Retnowati setelah melakukan peninjauan di Pelabuhan Bakauheni dan sejumlah titik strategis di Lampung.
Tim Posko Nasional ESDM juga berdialog dengan pihak ASDP untuk memantau pemanfaatan BBM bagi kapal penyeberangan.
Pengisian BBM untuk kapal berjalan lancar tanpa kendala, meskipun kapasitas bunker di Merak disebut perlu terus ditingkatkan.
Tim turut melakukan pengecekan di SPBU jalur Tol Trans Sumatera di rest area KM 87.
Berdasarkan hasil pantauan, stok BBM untuk seluruh jenis produk dinyatakan sangat mencukupi meskipun terjadi peningkatan konsumsi signifikan.
Terjadi kenaikan konsumsi pertamax sebesar 50 persen dan pertalite sebesar 30 persen selama masa mudik dan arus balik.
Sementara itu, konsumsi solar mengalami penurunan akibat pembatasan operasional kendaraan angkutan barang selama hari raya.
"Masyarakat tidak perlu khawatir karena tidak ada kekosongan stok BBM di SPBU," ungkap Erika.
Antrean pengisian BBM terpantau normal dan berjalan lancar.
Untuk LPG, pasokan di stasiun pengisian dan pengangkutan bulk elpiji berada dalam kondisi normal.
Konsumsi LPG di wilayah Lampung tidak mengalami kenaikan signifikan, diduga karena tingginya arus mudik keluar daerah.
Secara nasional, cadangan bensin berada pada level aman untuk 21 hari ke depan.
Cadangan pertamina dex tercatat aman untuk lebih dari 40 hari, sementara cadangan avtur berada di kisaran 30 hari.
Selain memastikan pasokan energi, tim juga meninjau fasilitas Serambi Pertamina di pelabuhan.
Fasilitas ini disediakan gratis bagi pemudik yang kelelahan.
Layanan yang tersedia meliputi pemeriksaan kesehatan, kursi pijat, area bermain anak, hingga tempat pangkas rambut.
- Penulis :
- Gerry Eka








