
Pantau - Korps Lalu Lintas Polri membuka peluang memberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way nasional pada arus balik Lebaran jika terjadi lonjakan volume kendaraan menuju Jakarta.
Skema One Way Disiapkan Bertahap
Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan kebijakan tersebut akan diterapkan dari Km 414 hingga Km 70 Tol Trans Jawa dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan.
"Apakah harus di Km 414 nanti one way nasional arus balik tahap kedua atau mungkin kalau tidak ada bangkitan yang tinggi, nanti mungkin kami geser ke one way tahap tiga. Mungkin boleh di Batang, boleh di Kendal," ungkap Agus.
Ia menjelaskan pihaknya akan memantau jumlah kendaraan yang masuk ke arah Jakarta sebelum memutuskan penerapan rekayasa lalu lintas secara nasional.
Pada saat ini, arus kendaraan masih terpantau landai sehingga belum diperlukan penerapan penuh one way nasional.
Penertiban Kendaraan Berat Jadi Prioritas
Korlantas Polri juga memfokuskan penindakan terhadap kendaraan sumbu tiga yang melanggar aturan pembatasan operasional selama arus mudik dan balik.
"Justru malam ini kami konsentrasi untuk penertiban SKB. Jadi, atas perintah Pak Kapolri, kami mengimbau agar supaya pengusaha logistik sumbu tiga agar tidak jalan dulu," ujarnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan perjalanan para pemudik yang kembali ke kota asal.
Sebelumnya, Korlantas telah menerapkan one way lokal secara bertahap, mulai dari Km 132 Tol Cipali hingga Km 70 Tol Cikampek, serta diperluas dari Km 263 Tol Pejagan hingga Km 70.
Kebijakan lanjutan akan disesuaikan dengan perkembangan arus lalu lintas pada puncak arus balik Lebaran.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf
- Editor :
- Tria Dianti







