
Pantau - Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq meminta warga Kota Serang, Banten meningkatkan pemilahan sampah dari tingkat rumah tangga guna menciptakan pengelolaan persampahan yang lebih baik dan berkelanjutan.
Imbauan tersebut disampaikan saat kegiatan aksi bersih-bersih bersama Wali Kota Serang di kawasan Pasar Rau hingga Royal Baru, Jumat (27/3).
Hanif menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumbernya.
Ia mengatakan, "Sebagian besar tempat pembuangan akhir (TPA) kita rata-rata telah berumur 17 tahun, sehingga langkah-langkah optimasi pengurangan sampah itu menjadi sangat penting."
Pentingnya Pemilahan Sampah dari Sumber
Hanif menyebut persoalan sampah hanya dapat diselesaikan jika masyarakat disiplin melakukan pemilahan sejak awal.
Ia mengungkapkan, "Persoalan substansi dari pengolahan sampah hanya dapat diselesaikan jika masyarakat disiplin melakukan pemilahan dari sumbernya."
Pemerintah daerah diminta terus mendorong peningkatan kapasitas serta fasilitas pemilahan sampah di masyarakat.
Kondisi Sampah dan Upaya Penanganan
Kota Serang saat ini menghasilkan sekitar 580 hingga 800 ton sampah per hari.
Dari jumlah tersebut, sekitar 419 ton diangkut ke TPSA Cilowong, sementara sisanya dikelola secara mandiri oleh masyarakat.
Kegiatan bersih-bersih ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap persoalan sampah perkotaan.
Sebagai informasi tambahan, kegiatan tersebut dilaksanakan menjelang penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian LH dan Pemerintah Kota Serang terkait pengolahan sampah menjadi energi listrik.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Tria Dianti







