
Pantau - Komisi V DPR RI memastikan proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Soreang, Kabupaten Bandung, berjalan sesuai target dengan tetap menjaga kualitas konstruksi, Rabu (1/4), saat kunjungan kerja bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan pemerintah daerah.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Roberth Rouw mengungkapkan, "Kita lihat pondasi dasarnya sudah selesai. Itu yang paling krusial karena menentukan kekuatan bangunan ke depan. Tinggal tahap lanjutan seperti pengecoran dasar."
Progres Konstruksi dan Target Penyelesaian
Roberth menyebut penyelesaian fondasi utama menjadi indikator penting bahwa proyek berada di jalur yang tepat.
Pembangunan ditargetkan rampung pada Juni atau Juli 2026 agar dapat segera digunakan untuk menerima siswa baru.
Ia menekankan pentingnya penggunaan teknologi konstruksi modern untuk mempercepat proses tanpa menurunkan mutu bangunan.
Ia menjelaskan, "Beton itu tidak bisa dikerjakan sembarangan. Ada proses pengerasan yang harus dijaga. Tapi sekarang teknologi sudah memungkinkan percepatan dengan tetap menjaga mutu."
Program Strategis untuk Akses Pendidikan
Roberth menilai Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak dari keluarga kurang mampu.
Sekolah berasrama dengan fasilitas lengkap dinilai menjadi solusi bagi keterbatasan akses terhadap pendidikan berkualitas.
Ia menegaskan, "Anak-anak dari keluarga tidak mampu sering kali tidak punya akses ke sekolah unggulan. Dengan Sekolah Rakyat ini, mereka dididik dari nol tanpa seleksi yang memberatkan."
Meski demikian, DPR mengingatkan agar pembangunan Sekolah Rakyat dilakukan secara merata di berbagai daerah agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf









