
Pantau - Perserikatan Bangsa-Bangsa memastikan personel TNI yang terluka akibat serangan terbaru di Lebanon selatan berada dalam kondisi stabil.
Kondisi Korban dan Penanganan Medis
Ledakan yang terjadi di posisi PBB di El Adeisse pada Jumat (3/4) menyebabkan tiga personel UNIFIL asal Indonesia mengalami luka.
“Dua personel yang terluka paling parah telah dievakuasi ke rumah sakit di Marjayoun, di mana mereka dilaporkan sudah dalam kondisi stabil,” ungkap Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB Stephane Dujarric.
Sementara itu, satu personel lainnya mendapatkan penanganan medis langsung di lokasi karena mengalami luka ringan.
Kekhawatiran PBB dan Eskalasi Serangan
PBB menyatakan keprihatinan serius atas meningkatnya serangan yang menyasar personel UNIFIL di Lebanon.
“Kami mendesak semua pihak untuk memenuhi kewajiban mereka di bawah hukum internasional dan memastikan keselamatan dan keamanan personel PBB kapan pun,” ujarnya.
Insiden ini menjadi bagian dari rangkaian serangan yang telah menewaskan tiga prajurit TNI dan melukai total delapan personel sejak akhir Maret 2026.
Sebagai tambahan, penyelidikan atas serangan-serangan sebelumnya masih terus berlangsung hingga saat ini.
- Penulis :
- Aditya Yohan









