HOME  ⁄  Nasional

Kepala Bappenas Dukung Penguatan Basarnas untuk Tingkatkan Sistem SAR Nasional

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kepala Bappenas Dukung Penguatan Basarnas untuk Tingkatkan Sistem SAR Nasional
Foto: (Sumber : Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy saat audiensi dengan Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii di Kantor Bappenas, Jakarta, Kamis (2/4/2026). ANTARA/HO- (Muhammad Baqir Idrus Alatas).)

Pantau - Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mendukung penguatan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan dalam sistem Search and Rescue nasional guna meningkatkan keselamatan dan ketahanan bencana di Indonesia.

Peran Strategis Basarnas dalam RPJMN

Rachmat menegaskan Basarnas memiliki peran penting dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025–2029, khususnya dalam mendukung ketahanan bencana dan keselamatan transportasi.

"Ini bukan lembaga administrasi, tetapi lembaga operasional dengan tanggung jawab yang sangat besar. Tugasnya mempertaruhkan nyawa, baik bagi yang diselamatkan maupun yang menyelamatkan," ungkapnya.

Ia menyebut peran Basarnas juga berkontribusi pada perlindungan masyarakat, kelancaran logistik, serta stabilitas aktivitas ekonomi nasional.

Dorong Modernisasi dan Pemanfaatan Teknologi

Bappenas menilai masih terdapat kesenjangan antara target RPJMN dan kapasitas Basarnas saat ini, baik dari sisi infrastruktur, peralatan, maupun sumber daya manusia.

Rachmat menekankan perlunya dukungan anggaran operasional, modernisasi alat, serta peningkatan kualitas SDM untuk memperkuat kinerja Basarnas.

"Dalam konteks ini, pendekatan tidak lagi cukup hanya mengandalkan sumber daya manusia (man behind the gun), tetapi juga harus diimbangi peningkatan kualitas peralatan dan sistem yang digunakan," ujarnya.

Ia menambahkan pemanfaatan teknologi seperti big data dan artificial intelligence diperlukan untuk meningkatkan efektivitas dan respons operasi SAR.

Sebagai informasi tambahan, posisi Indonesia di kawasan ring of fire membuat penguatan sistem pencarian dan pertolongan menjadi krusial dalam menghadapi potensi bencana besar.

Penulis :
Aditya Yohan