HOME  ⁄  Nasional

DPR Desak Polri Berantas Premanisme Usai Warga Tewas Dikeroyok saat Hajatan di Purwakarta

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

DPR Desak Polri Berantas Premanisme Usai Warga Tewas Dikeroyok saat Hajatan di Purwakarta
Foto: (Sumber : Anggota Komisi III DPR RI Hasbiallah Ilyas. ANTARA/HO-DPR.)

Pantau - Anggota Komisi III DPR RI Hasbiallah Ilyas mendesak Polri memberantas premanisme setelah seorang warga tewas dikeroyok preman saat hajatan di Purwakarta, Jawa Barat.

Hasbiallah menilai peristiwa tewasnya Dadang (58) akibat pengeroyokan oleh preman yang mabuk menjadi peringatan serius bagi pemerintah.

“Ini menjadi momentum untuk membersihkan Indonesia dari aksi premanisme dalam berbagai bentuknya. Sebab kami mendapatkan informasi jika premanisme kian hari kian meresahkan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa aparat penegak hukum tidak boleh memberikan ruang terhadap praktik intimidasi dan kekerasan di masyarakat.

Menurutnya, praktik premanisme kini marak dalam berbagai bentuk, mulai dari parkir liar, aksi “Pak Ogah”, hingga pemalakan oleh oknum yang mengatasnamakan organisasi masyarakat.

“Situasi ini tidak bisa dibiarkan. Di tengah tekanan ekonomi aksi intimidasi kepada warga akan kian memicu disharmoni,” katanya.

Ia menambahkan bahwa jika dibiarkan, premanisme dapat berkembang menjadi pola pemerasan sistematis yang merusak ketertiban sosial.

Hasbiallah juga menekankan bahwa pemberantasan premanisme merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap negara.

“Jika premanisme dibiarkan, masyarakat akan hidup dalam ketakutan, aktivitas ekonomi terganggu, dan hukum kehilangan wibawanya. Karena itu, negara harus hadir dan memastikan keamanan setiap warga negara,” katanya.

Penulis :
Ahmad Yusuf