HOME  ⁄  Nasional

Program Mobil Pintar Askrindo Hadir di Soppeng untuk Perluas Akses Pendidikan Anak Usia Dini

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Program Mobil Pintar Askrindo Hadir di Soppeng untuk Perluas Akses Pendidikan Anak Usia Dini
Foto: (Sumber : PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) menghadirkan program Mobil Pintar (MoPi) di wilayah Soppeng, Sulawesi Selatan, sebagai dukungan peningkatan kualitas pendidikan. (ANTARA/HO-Askrindo).)

Pantau - PT Asuransi Kredit Indonesia menghadirkan program Mobil Pintar di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, guna meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi anak usia dini di daerah tersebut.

Direktur Utama Askrindo M Fankar Umran mengatakan program ini merupakan upaya memperluas layanan edukasi melalui fasilitas perpustakaan keliling yang dilengkapi berbagai sarana pembelajaran.

Ia menyampaikan, "Melalui program Mobil Pintar, Askrindo berupaya memperluas akses pendidikan yang berkualitas, terutama bagi anak-anak usia dini di daerah."

Fasilitas Edukasi Bergerak untuk Tingkatkan Literasi

Mobil Pintar atau MoPi merupakan sarana edukasi bergerak yang menyediakan buku bacaan anak, alat permainan edukatif, serta media pembelajaran interaktif.

Program ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung pada anak usia dini.

Selain itu, MoPi juga berperan dalam memperkuat kapasitas tenaga pendidik PAUD serta memberikan edukasi pengasuhan kepada orang tua.

Dukung Pembangunan Berkelanjutan

Fankar menjelaskan program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan terutama poin pendidikan berkualitas dan pertumbuhan ekonomi inklusif.

Ia juga menambahkan bahwa hingga saat ini Askrindo telah menyediakan 25 unit Mobil Pintar yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Menurutnya, "Program Mobil Pintar Askrindo ini, dilatarbelakangi oleh masih rendahnya minat baca anak usia dini serta keterbatasan akses terhadap fasilitas literasi di berbagai daerah."

Kehadiran program ini di Soppeng diharapkan mampu memperluas jangkauan literasi dan menjadi solusi atas keterbatasan fasilitas pendidikan di daerah.

Penulis :
Ahmad Yusuf