
Pantau - Pramono Anung Wibowo membahas pengembangan transportasi berbasis transit-oriented development (TOD) modern bersama Shenzhen Metro Group di Guangdong, China, sebagai upaya memperkuat sistem transportasi perkotaan berkelanjutan di Jakarta.
Perbandingan Efektivitas MRT Jadi Sorotan
Pramono menegaskan pentingnya mempelajari efektivitas sistem MRT dari kota global seperti Shenzhen yang dinilai unggul dalam pelayanan dan operasional.
Ia mengatakan, "Kami ingin memiliki perbandingan efektivitas MRT di berbagai kota dunia. Shenzhen menjadi rujukan karena efisiensi pelayanan dan operasionalnya."
Shenzhen Metro saat ini mampu mengangkut sekitar 13 juta penumpang per hari dengan panjang jaringan mencapai 635 kilometer.
Sementara itu, MRT Jakarta baru melayani sekitar 128 ribu penumpang per hari sehingga perbedaan ini menjadi bahan evaluasi pengembangan transportasi di ibu kota.
Pramono menambahkan, "Ini menjadi urgensi, karena mobilitas keluar-masuk Jakarta mencapai sekitar 4 juta orang per hari. MRT harus dikembangkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi kemacetan sekaligus mendukung integrasi kawasan aglomerasi."
Penandatanganan MoU dan Penguatan Kerja Sama
Dalam pertemuan tersebut, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara MRT Jakarta dan Shenzhen Metro Group.
Kerja sama ini mencakup pengembangan kawasan TOD serta sistem transportasi yang terintegrasi di wilayah perkotaan.
Direktur Utama MRT Jakarta, Tuhiyat, menyatakan kerja sama ini memiliki nilai strategis bagi pengembangan transportasi Jakarta ke depan.
Ia mengungkapkan, "MoU ini menjadi langkah untuk menuntaskan persoalan kota modern sekaligus mengunci pertumbuhan ekonomi ke depan."
Pengalaman Shenzhen diharapkan dapat menjadi rujukan dalam meningkatkan operasional perkeretaapian sekaligus membantu penyelesaian persoalan perkotaan modern.
Kerja sama ini juga ditargetkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta melalui pengembangan transportasi yang lebih efisien dan terintegrasi.
- Penulis :
- Shila Glorya
- Editor :
- Shila Glorya








