HOME  ⁄  Nasional

Yassierli Ajak Peserta Magang Nasional 2025 Lanjut Sertifikasi Kompetensi untuk Tingkatkan Daya Saing Kerja

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Yassierli Ajak Peserta Magang Nasional 2025 Lanjut Sertifikasi Kompetensi untuk Tingkatkan Daya Saing Kerja
Foto: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dalam Seminar Strengthening Indonesia’s Social Security: The Politics of Protection and The Role of Social Dialogue in Building the Welfare State di Jakarta, Kamis 23/4/2026 (sumber: Kemnaker RI)

Pantau - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengajak peserta Program Magang Nasional 2025 Tahap I yang telah menyelesaikan magang di perusahaan untuk melanjutkan ke tahap sertifikasi kompetensi sebagai bentuk pengakuan atas keterampilan yang telah diperoleh.

Sertifikasi Kompetensi Jadi Tahap Lanjutan

Yassierli menegaskan bahwa proses pembinaan peserta belum berakhir meski masa magang telah selesai di perusahaan.

"Interaksi antara adik-adik para peserta Magang Nasional Batch I dengan Kemnaker belum selesai. Jadi walaupun sudah selesai magangnya di perusahaan, fase selanjutnya adalah kami dari Kementerian Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk memberikan hadiah kepada adik-adik semua, yaitu sertifikat kompetensi," ungkapnya.

Program sertifikasi ini dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi sebagai upaya meningkatkan pengakuan resmi atas kompetensi peserta.

Peserta diminta mempersiapkan diri sebelum mengikuti uji kompetensi yang akan dilaksanakan di balai pelatihan Kementerian Ketenagakerjaan maupun Lembaga Sertifikasi Profesi mitra.

Koordinator Nasional Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi, Anwar Sanusi, menyampaikan bahwa proses sertifikasi akan dimulai pada awal Mei 2026.

Ia menambahkan bahwa program tersebut diberikan secara gratis kepada seluruh peserta Magang Nasional Tahap I.

"Harapan kami tentunya dengan adanya sertifikasi kompetensi ini akan menjadi tambahan modal bagi adik-adik semuanya untuk meniti karir yang lebih cemerlang di masa-masa yang akan datang," ujarnya.

Penguatan Ekosistem Digital Ketenagakerjaan

Kementerian Ketenagakerjaan juga terus memperkuat ekosistem ketenagakerjaan melalui pengembangan platform digital SiapKerja.

Platform tersebut mengintegrasikan berbagai informasi lowongan kerja, termasuk melalui fitur KarirHub yang menyediakan peluang pekerjaan dari berbagai sektor.

"Kami terus mengintegrasikan SiapKerja dengan portal-portal swasta agar seluruh lowongan kerja, baik di dalam maupun luar negeri, dapat terkonsolidasi dalam satu platform," jelasnya.

Peserta magang didorong untuk memanfaatkan KarirHub dalam mencari peluang kerja setelah menyelesaikan program.

Selain itu, perusahaan juga diajak untuk lebih aktif membuka lowongan pekerjaan melalui platform tersebut guna memperluas akses pasar kerja.

Penulis :
Arian Mesa