
Pantau - Komisi I DPR RI meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengevaluasi mekanisme perlindungan pasukan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menyusul gugurnya prajurit TNI Praka Rico Pramudia dalam misi perdamaian di Lebanon.
DPR Soroti Perlindungan Pasukan Perdamaian
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap mandat dan sistem perlindungan pasukan UNIFIL agar sesuai dengan kondisi ancaman di lapangan.
"Kami mendorong PBB untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mandat dan mekanisme perlindungan pasukan UNIFIL, agar sesuai dengan realitas ancaman yang berkembang di lapangan," ujarnya.
Ia menekankan bahwa perlindungan terhadap personel perdamaian harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh diabaikan oleh pihak mana pun, termasuk dalam konflik yang melibatkan berbagai aktor di kawasan.
Selain itu, DPR juga meminta adanya investigasi transparan dan akuntabel atas insiden serangan yang menyebabkan gugurnya prajurit tersebut.
Pemerintah Diminta Tinjau Pola Penugasan
Sukamta juga mendorong Pemerintah Indonesia untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek keamanan dan pola penugasan prajurit dalam misi perdamaian.
"Pemerintah Indonesia perlu melakukan peninjauan komprehensif terhadap aspek keamanan, kesiapan, dan pola penugasan prajurit dalam misi perdamaian, tanpa mengurangi komitmen Indonesia sebagai kontributor aktif dalam menjaga stabilitas global," tuturnya.
Ia menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Praka Rico yang meninggal setelah menjalani perawatan akibat serangan peluru kendali di markas UNIFIL pada 29 Maret 2026.
"Kami menyampaikan dukacita yang mendalam atas gugurnya prajurit terbaik TNI dalam misi UNIFIL di Lebanon. Pengorbanan ini adalah bentuk nyata komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia, sebagaimana amanat konstitusi," katanya.
Gugurnya Praka Rico menambah jumlah prajurit TNI yang wafat dalam misi UNIFIL menjadi empat orang, di tengah meningkatnya eskalasi konflik di wilayah operasi yang dinilai semakin berisiko bagi pasukan penjaga perdamaian.
- Penulis :
- Aditya Yohan







