
Pantau - Jakarta, 27-04-2026 – Bea Cukai, sebagai fasilitator perdagangan dan pendamping industri terus mengintensifkan asistensi fasilitas kepabeanan kepada pelaku usaha di Bekasi, Makassar, dan Yogyakarta. Langkah ini dilakukan guna mendorong kepatuhan pengguna jasa sekaligus meningkatkan efisiensi logistik nasional.
Di Bekasi, Bea Cukai gelar Customs Visit Customer (CVC) ke PT NX Lemo Indonesia Logistik (16/04). Kunjungan ini difokuskan pada evaluasi operasional Pusat Logistik Berikat (PLB), termasuk optimalisasi fasilitas kepabeanan dan efektivitas proses bisnis. Bea Cukai Bekasi menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi sarana dialog konstruktif untuk memastikan pelayanan yang adaptif dan sesuai kebutuhan pelaku usaha.
Sementara itu, di Makassar, Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) memberikan bimbingan kepatuhan kepada PT Makassar Tene terkait fasilitas Gudang Berikat. Fokus utama kegiatan ini adalah penguatan implementasi sistem IT Inventory dan pengawasan mandiri berbasis CCTV. Perusahaan yang mengimpor bahan baku gula dari berbagai negara tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam rantai pasok industri makanan dan minuman di Indonesia Timur.
Upaya serupa juga dilakukan di Yogyakarta melalui kegiatan cluster meeting bersama para pengusaha Tempat Penimbunan Berikat (TPB). Kegiatan yang digelar di PT Woneel Midas Leathers ini membahas penguatan sistem pengendalian internal serta program strategis fasilitas kepabeanan. Bea Cukai Yogyakarta menekankan pentingnya menjaga integritas dan sinergi antara petugas dan pengguna jasa guna menciptakan sistem yang transparan dan akuntabel.
Tak hanya itu, Bea Cukai Yogyakarta juga menggelar kunjungan kerja ke PT Mega Andalan Kalasan di Sleman. Kegiatan ini bertujuan memastikan optimalisasi pemanfaatan fasilitas kawasan berikat yang memberikan kemudahan berupa penangguhan bea masuk dan insentif pajak. Selain itu, kunjungan ini menjadi wadah untuk menyerap masukan dari pelaku usaha terkait kendala operasional di lapangan.
Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo, menyampaikan bahwa asistensi yang dilakukan merupakan bagian dari strategi berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas layanan. Ia menuturkan bahwa Bea Cukai tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis dunia usaha.
“Melalui berbagai kegiatan asistensi ini, kami ingin memastikan bahwa setiap fasilitas kepabeanan dapat dimanfaatkan secara optimal, dengan tetap menjunjung tinggi kepatuhan terhadap regulasi,” ujar Budi.
- Penulis :
- Aditya Yohan







