
Pantau - Pemerintah Kabupaten Barito Utara secara resmi melepas keberangkatan 113 jamaah calon haji tahun 2026 dalam sebuah acara di Muara Teweh yang dipimpin langsung oleh Bupati Barito Utara, Shalahuddin.
Pelepasan tersebut menjadi momen penting bagi para jamaah yang akan menunaikan ibadah haji setelah melalui masa tunggu panjang.
Jumlah jamaah yang diberangkatkan tahun ini terdiri dari 57 laki-laki dan 56 perempuan dengan rentang usia yang beragam, mulai dari 21 tahun hingga 95 tahun.
Bupati Shalahuddin menyampaikan pesan agar para jamaah menjaga kesehatan dan disiplin selama menjalankan ibadah di tanah suci.
Ia mengungkapkan, "Selamat kepada seluruh jamaah calon haji. Ulun saya berpesan agar seluruh jamaah senantiasa menjaga kesehatan, mengikuti arahan petugas haji, disiplin, dan saling tolong menolong selama pelaksanaan ibadah."
Pesan Penting dan Antisipasi Kondisi di Tanah Suci
Bupati juga menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental mengingat cuaca ekstrem serta kepadatan jamaah di Arab Saudi.
Para jamaah diminta untuk menjaga nama baik daerah serta memaksimalkan ibadah selama berada di tanah suci.
Ia menambahkan, "Kami berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta membawa keberkahan bagi daerah sekembalinya dari tanah suci."
Acara pelepasan berlangsung penuh haru dan kebanggaan serta ditutup dengan doa bersama.
Penurunan Kuota dan Peningkatan Pelayanan
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Barito Utara, Alpiansah, turut memberikan sambutan terkait kesiapan pemberangkatan.
Ia menyatakan, "Alhamdulillah, seluruh tahapan persiapan telah kita laksanakan dengan baik. Kini Bapak dan Ibu tinggal menunggu waktu keberangkatan. Ini adalah momen yang patut disyukuri setelah penantian panjang, bahkan lebih dari 10 tahun."
Jumlah jamaah tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 123 hingga 125 orang.
Penurunan tersebut disebabkan kebijakan percepatan masa tunggu secara nasional serta adanya pelimpahan porsi kepada anggota keluarga bagi jamaah usia muda.
Pemerintah juga terus meningkatkan pelayanan, termasuk pembagian kartu identitas jamaah sejak di bandara untuk mengurangi kendala teknis di tanah suci.
Selain itu, rencana pembangunan perkampungan haji juga disiapkan guna meningkatkan kenyamanan jamaah Indonesia.
Seluruh jamaah Barito Utara tergabung dalam Kloter 7 Gelombang I yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menuju Madinah Al-Munawwarah.
- Penulis :
- Leon Weldrick





