HOME  ⁄  Nasional

Kemensos Usulkan Lonjakan Kuota PPSE Jadi 200 Ribu Keluarga pada 2026 untuk Dorong Kemandirian Ekonomi

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Kemensos Usulkan Lonjakan Kuota PPSE Jadi 200 Ribu Keluarga pada 2026 untuk Dorong Kemandirian Ekonomi
Foto: Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. (sumber: ANTARA/I.C. Senjaya)

Pantau - Kementerian Sosial mengusulkan peningkatan kuota penerima Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) menjadi 200 ribu keluarga pada tahun 2026 sebagai upaya mempercepat kemandirian ekonomi masyarakat usia produktif.

Usulan ini meningkat signifikan dibanding kuota sebelumnya yang hanya 10 ribu keluarga penerima manfaat.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengatakan usulan tersebut telah diajukan kepada sejumlah kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian PPN/Bappenas dan Kementerian Keuangan.

Ia mengungkapkan, "Tahun ini Kemensos telah mengusulkan kepada kementerian terkait untuk meningkatkan jangkauan hingga 200 ribu keluarga penerima manfaat. Supaya mereka bisa punya usaha, mereka punya penghasilan, kemudian mereka bisa mandiri."

Sasaran dan Skema Program

Program PPSE akan menyasar keluarga penerima bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) yang berada pada rentang usia produktif 20 hingga 50 tahun.

Melalui program ini, pemerintah memberikan bantuan modal sebagai stimulus untuk mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah.

Bantuan tersebut diharapkan mendorong penerima untuk naik kelas atau tergraduasi dari ketergantungan bantuan sosial.

Agus menjelaskan bahwa modal dapat dimanfaatkan untuk berbagai jenis usaha seperti perdagangan maupun peternakan.

Ia menyampaikan, "Misalkan mereka punya embrio usaha dagang, ternak ayam, atau ternak ikan, ya sudah kita kasih stimulus."

Pengembangan Program dan Contoh Keberhasilan

Selain PPSE, Kementerian Sosial juga mengembangkan program Kampung Berdaya dengan melibatkan kolaborasi sektor swasta.

Salah satu contoh keberhasilan program ini terdapat di Desa Kalisalak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Di wilayah tersebut, masyarakat mampu mengolah eceng gondok menjadi produk bernilai ekonomi hingga berhasil diekspor ke Amerika Serikat.

Pemerintah berharap peningkatan kuota PPSE dapat membuat masyarakat lebih mandiri dan tidak terus bergantung pada bantuan sosial.

Program ini juga diharapkan mampu mendorong masyarakat mengelola usaha secara konsisten guna meningkatkan taraf ekonomi keluarga.

Penulis :
Shila Glorya