HOME  ⁄  Nasional

Banjir Puri Kembangan Picu Macet Total, Pengendara Terjebak dan Adu Mulut di Jalan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Banjir Puri Kembangan Picu Macet Total, Pengendara Terjebak dan Adu Mulut di Jalan
Foto: (Sumber: Kemacetan parah lalu lintas dari arah Wali Kota Jakarta Barat menuju Cengkareng, imbas banjir di lampu merah Puri, Kembangan, Selasa (5/5/2026). ANTARA/Risky Syukur..)

Pantau - Banjir setinggi 60-80 sentimeter di simpang lampu merah Puri Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (5/5/2026), menyebabkan kemacetan total dari berbagai arah sejak pagi hari.

Arus Lalu Lintas Lumpuh dan Kendaraan Menumpuk

Kemacetan terjadi di jalur dari Cengkareng menuju Kembangan maupun sebaliknya dengan kondisi padat merayap.

Genangan air membuat sejumlah kendaraan tertahan di bawah kolong tol, sementara ratusan sepeda motor yang nekat menerobos banjir mengalami mogok dan menumpuk di pinggir jalan.

Kondisi tersebut memperparah kemacetan di Jalan Outer Ring Road arah Cengkareng serta Jalan Kembangan Raya.

Kemacetan mulai terjadi sejak pukul 09.00 WIB seiring meningkatnya volume kendaraan di tengah jalan yang tergenang.

Situasi di lapangan diwarnai klakson bersahutan, senggolan antarkendaraan, hingga adu mulut antar pengendara akibat kepadatan lalu lintas.

Petugas Kewalahan dan Pengendara Terpaksa Terobos Banjir

Banyak pengendara roda dua mencoba putar balik untuk mencari jalur alternatif, namun justru memperparah kemacetan.

Puluhan petugas gabungan dari Satlantas Polres Metro Jakarta Barat dan Dinas Perhubungan terlihat kewalahan mengatur arus kendaraan.

Seorang kurir paket bernama Faqih mengaku terjebak macet cukup lama saat melintas dari arah Kantor Wali Kota Jakarta Barat menuju Cengkareng.

"Udah setengah jam tadi dari belakang, padat banget. Ini lagi mau antar paket ke Cengkareng, jadinya telat," ungkapnya.

Ia akhirnya memilih menerobos genangan banjir setelah diarahkan oleh petugas kepolisian di lokasi.

Peristiwa ini menjadi bagian dari dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah Jakarta akibat hujan deras dan meluapnya aliran air.

Penulis :
Ahmad Yusuf