HOME  ⁄  Nasional

Tol Kayuagung–Palembang–Betung Dikebut, Pemerintah Targetkan Pangkas Waktu Tempuh Jadi Satu Jam

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Tol Kayuagung–Palembang–Betung Dikebut, Pemerintah Targetkan Pangkas Waktu Tempuh Jadi Satu Jam
Foto: (Sumber: Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan Jalan Tol Kayuagung–Palembang–Betung guna memperkuat konektivitas pada koridor utama Jalan Tol Trans Sumatera. ANTARA/HO - Kementerian PU..)

Pantau - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan Jalan Tol Kayuagung–Palembang–Betung untuk memperkuat konektivitas utama di jaringan Tol Trans Sumatera, Selasa (5/5/2026).

Proyek Strategis Dikejar Rampung 2026

Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan percepatan dilakukan karena proyek ini memiliki manfaat besar bagi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Sumatera.

“Kami terus dukung pembangunan proyek ini agar selesai tepat waktu karena ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Dua seksi prioritas, yakni Seksi 1 Kramasan–Sungai Rengas sepanjang 21,5 km dan Seksi 2 Sungai Rengas–Pangkalan Balai sepanjang 33 km ditargetkan rampung pada kuartal III 2026.

Secara keseluruhan, tol ini memiliki panjang 111,69 km dengan ruas Kayuagung–Palembang sepanjang 37,62 km telah beroperasi, sementara lanjutan menuju Betung sepanjang 69,19 km masih dalam tahap pembangunan.

Progres Konstruksi dan Dampak Ekonomi

Kementerian PU mencatat progres signifikan pada dua seksi prioritas dengan pembebasan lahan di atas 95 persen dan konstruksi mendekati 90 persen.

Sementara Seksi 3 Pangkalan Balai–Betung sepanjang 14,69 km ditargetkan selesai pada awal 2027 dengan progres konstruksi saat ini mencapai lebih dari 50 persen.

Proyek senilai Rp14,98 triliun ini dikerjakan melalui skema KPBU oleh PT Hutama Karya (Persero) dengan masa konsesi 50 tahun.

Kehadiran tol ini diproyeksikan memangkas waktu tempuh Palembang–Betung dari sekitar tiga jam menjadi hanya satu jam.

Selain itu, tol ini diharapkan menekan biaya logistik, memperlancar distribusi barang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera Selatan.

Penulis :
Aditya Yohan