HOME  ⁄  Nasional

DPR Tegaskan Pentingnya Pengelolaan BMN yang Transparan dan Akuntabel di Lingkungan Parlemen

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

DPR Tegaskan Pentingnya Pengelolaan BMN yang Transparan dan Akuntabel di Lingkungan Parlemen
Foto: Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Jenderal DPR RI, Rahmad Budiaji. (sumber: DPR RI)

Pantau - Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Jenderal DPR RI Rahmad Budiaji menegaskan pentingnya pengawasan, pengendalian, dan pengamanan Barang Milik Negara (BMN) dalam sosialisasi kepada Tenaga Ahli dan Staf Administrasi Anggota DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Penegasan tersebut disampaikan sebagai upaya meningkatkan tata kelola aset negara yang tertib dan bertanggung jawab di lingkungan DPR RI.

Ia menyebut BMN bukan sekadar aset, melainkan bagian dari pertanggungjawaban negara yang harus dikelola secara transparan dan akuntabel.

"Pengelolaan Barang Milik Negara merupakan salah satu aspek penting dalam tata kelola pemerintahan yang baik. BMN bukan hanya sekadar aset, tetapi merupakan bagian dari pertanggungjawaban negara yang harus dikelola secara tertib, transparan, dan akuntabel," ungkapnya.

Tantangan Pengelolaan dan Pentingnya Sosialisasi

Rahmad menjelaskan bahwa BMN di lingkungan DPR RI memiliki fungsi strategis dalam mendukung tugas anggota dewan, tenaga ahli, dan staf administrasi.

Namun, ia mengakui masih terdapat tantangan dalam pengelolaan BMN, terutama dalam penelusuran keberadaan barang yang berdampak pada proses penatausahaan dan audit.

Sosialisasi ini dinilai sebagai langkah preventif untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran seluruh pengguna BMN.

"Pengelolaan BMN bukan hanya menjadi tanggung jawab unit pengelola, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak yang menggunakan BMN tersebut. Diperlukan komitmen, kedisiplinan, dan integritas dalam memastikan setiap BMN dapat dipertanggungjawabkan dengan baik," ia mengungkapkan.

Perkuat Akuntabilitas dan Budaya Administrasi

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta terhadap ketentuan dan tata kelola BMN sesuai regulasi yang berlaku.

Selain itu, sosialisasi juga mendorong tertib administrasi serta peningkatan akuntabilitas dalam pengelolaan aset negara.

Upaya tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kehilangan maupun ketidaksesuaian data BMN.

Peserta yang merupakan perwakilan tenaga ahli dan staf administrasi diharapkan mampu mengimplementasikan pengelolaan BMN secara tertib, transparan, dan akuntabel.

Kegiatan ini juga diharapkan memperkuat budaya administrasi yang profesional di lingkungan DPR RI.

Penulis :
Leon Weldrick