
Pantau - Pemerintah Provinsi Jambi menggelontorkan anggaran sebesar Rp40 miliar dari APBD 2026 untuk mendukung kebutuhan akomodasi jamaah calon haji asal daerah tersebut setelah biaya penerbangan meningkat akibat kenaikan harga Avtur.
Gubernur Jambi Al Haris mengatakan awalnya anggaran yang disiapkan hanya Rp29 miliar, namun pemerintah daerah harus menambah dana melalui belanja tidak terduga agar seluruh kebutuhan keberangkatan jamaah dapat terpenuhi.
“Awalnya sudah dianggarkan Rp29 miliar tapi tidak cukup karena Avtur naik, jadi kita tambah lagi melalui dana belanja tidak terduga menjadi Rp40 miliar,” ujar Al Haris saat pelepasan perdana jamaah calon haji di Asrama Haji Kota Jambi, Selasa malam.
Menurutnya, kenaikan harga bahan bakar pesawat berdampak langsung terhadap biaya carter pesawat rute Jambi-Batam yang digunakan jamaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Anggaran Digunakan untuk Transportasi dan Konsumsi Jamaah
Selain biaya penerbangan, dana tersebut juga dialokasikan untuk kebutuhan pendukung lainnya selama proses keberangkatan dan pemulangan jamaah.
Pemerintah Provinsi Jambi menyiapkan anggaran untuk sewa perangkat pemindai X-ray, carter bus, hingga konsumsi jamaah selama perjalanan.
Al Haris menegaskan penambahan anggaran dilakukan agar jamaah tidak dibebani biaya tambahan.
“Kita tidak mungkin membebani jamaah melalui sumbangan untuk keperluan penerbangan, jadi kita ambil langkah itu karena sewa pesawat naik,” ungkapnya.
Sebanyak 3.276 calon haji asal Jambi dijadwalkan berangkat pada musim haji 2026.
Pemprov Dorong Bandara Jambi Jadi Internasional
Gubernur Jambi juga menyampaikan rencana pemerintah daerah untuk mendorong Bandara Sultan Thaha menjadi bandara internasional.
Menurut dia, peningkatan status bandara akan mempermudah jamaah haji dan umrah asal Jambi agar dapat terbang langsung ke Arab Saudi tanpa transit di provinsi lain.
“Jamaah haji dan umroh kita jumlahnya cukup banyak, ditambah lagi mahasiswa yang sekolah di luar negeri, jadi kita perlu mendorong peningkatan bandara Jambi menjadi internasional,” kata Al Haris.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





