HOME  ⁄  Nasional

Mendiktisaintek Brian Yuliarto Tekankan Pentingnya Pembentukan Karakter bagi Pelajar SMA

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Mendiktisaintek Brian Yuliarto Tekankan Pentingnya Pembentukan Karakter bagi Pelajar SMA
Foto: (Sumber: Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto berfoto bersama guru dan siswa SMAN 14 Jakarta dalam kunjungannya di sekolah tersebut di Jakarta, Selasa (5/5/2026). ANTARA/HO-Kemdiktisaintek..)

Pantau - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menekankan pentingnya masa sekolah menengah atas sebagai fase krusial dalam pembentukan karakter dan kesiapan generasi muda menghadapi masa depan.

Pernyataan tersebut disampaikan Brian saat mengunjungi SMA Negeri 14 Jakarta pada Selasa (5/5/2026), sekolah tempat dirinya pernah menempuh pendidikan dan menjabat sebagai Ketua OSIS.

“Masa SMA itu masa paling menentukan, masa paling menyenangkan juga, dan masa paling banyak teman-temannya, jadi adik-adik harus bisa memanfaatkan itu,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Brian Yuliarto Ajak Siswa Kejar Cita-cita

Dalam kunjungannya, Brian Yuliarto mengingatkan para siswa agar tidak mudah menyerah dalam mengejar impian meski memiliki keterbatasan ekonomi maupun latar belakang sederhana.

“Jangan pernah lelah mengejar keinginan dan cita-cita. Jangan pernah menyerah mengejar mimpi. Kalau kita mengejar terus, jalan-jalan kemudahan itu akan dibuka,” ujarnya.

Brian juga membagikan kisah hidupnya yang berasal dari keluarga sederhana hingga berhasil menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Ia menegaskan keberhasilan seseorang tidak lepas dari peran guru dan doa orang tua.

“Bapak/Ibu guru ini adalah orang-orang terbaik di planet Bumi. Mereka lah yang membuat saya berhasil, semua orang berhasil berkat bapak/ibu guru, jangan pernah lupakan guru. Minta doa terus dari orang tua, itu adalah energi yang luar biasa,” ungkapnya.

Pendidikan Tinggi Disebut Semakin Terbuka

Mendiktisaintek turut mengajak siswa membiasakan diri untuk belajar dan memanfaatkan peluang pendidikan tinggi yang kini semakin terbuka, termasuk melalui program beasiswa di dalam maupun luar negeri.

Ia juga menekankan pentingnya memberikan manfaat bagi masyarakat sebagai bentuk kesuksesan sejati.

“Selama kita memberi manfaat pada orang lain, itu adalah kesuksesan,” katanya.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menyebut kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun generasi unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

SMAN 14 Jakarta pada 2026 tercatat berhasil meloloskan 21 siswa ke perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), termasuk 11 siswa penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP).

Penulis :
Ahmad Yusuf