
Pantau - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Ulubelu memastikan gempa magnitudo 2,4 yang terjadi di wilayah Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, Lampung, pada 2 Mei 2026 merupakan aktivitas tektonik alami dan tidak berkaitan dengan operasional panas bumi perusahaan.
PGE Pastikan Operasional Berjalan Sesuai Standar Keselamatan
General Manager PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Area Ulubelu, Edy Sudarmadi, mengatakan seluruh kegiatan operasional panas bumi dilakukan sesuai standar teknis dan keselamatan yang ketat.
"Kami pastikan gempa yang terjadi di Ulubelu tidak terkait dengan operasional panas bumi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) Area Ulubelu," kata Edy Sudarmadi.
Ia menjelaskan proses pengeboran hingga produksi panas bumi didukung kajian geologi, geofisika, dan geokimia serta sistem pemantauan berkelanjutan untuk memastikan aktivitas tetap berada dalam batas aman.
"Bahkan seluruh proses didukung oleh kajian geologi, geofisika, dan geokimia, serta dilengkapi dengan sistem pemantauan berkelanjutan, termasuk monitoring mikro-seismik untuk memastikan aktivitas tetap berada dalam batas aman," ujarnya.
PGE juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi terkait penyebab gempa di wilayah tersebut.
“Gempa yang terjadi merupakan fenomena alam yang dipengaruhi kondisi geologi Indonesia yang berada di jalur cincin api dunia dan dekat dengan zona patahan aktif. Operasional kami dijalankan sesuai standar keselamatan dan terus dipantau secara ketat," ungkapnya.
BMKG Catat Aktivitas Gempa di Sumatera Selatan dan Selat Sunda
Menurut Edy, data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menunjukkan pusat gempa berada di wilayah Ulubelu dengan karakteristik gempa dangkal yang umum terjadi di kawasan aktivitas tektonik tinggi.
Ia menyebut sepanjang Januari hingga April 2026 tercatat 62 kejadian gempa di wilayah Sumatera bagian selatan dan Selat Sunda dengan magnitudo berkisar antara M1,3 hingga M4,7.
"Tren ini menunjukkan bahwa kawasan tersebut memang berada dalam dinamika geologi aktif yang berlangsung secara alami. Secara geografis, Indonesia terletak pada jalur Ring of Fire, yaitu kawasan dengan aktivitas kegempaan tertinggi di dunia," katanya.
PGE memastikan seluruh operasional tetap berjalan aman dan andal dengan mengedepankan keselamatan masyarakat, pekerja, serta perlindungan lingkungan melalui pemantauan real time dan koordinasi bersama pemangku kepentingan terkait.
- Penulis :
- Aditya Yohan





