HOME  ⁄  Nasional

Sasana Tinju di Kolong Flyover Pasar Rebo Disiapkan Jadi Ruang Positif Cegah Tawuran

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Sasana Tinju di Kolong Flyover Pasar Rebo Disiapkan Jadi Ruang Positif Cegah Tawuran
Foto: (Sumber: Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) mulai menata kawasan kolong flyover Pasar Rebo, Kelurahan Susukan, menjadi sasana tinju dan papan luncur (skateboard), Kamis (7/5/2026). ANTARA/Siti Nurhaliza.)

Pantau - Pemerintah Kota Jakarta Timur mulai menata kawasan kolong flyover Pasar Rebo, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, menjadi sasana tinju dan arena skateboard untuk mencegah aksi tawuran remaja melalui kegiatan olahraga dan ruang publik positif.

Arena Tinju Disiapkan untuk Salurkan Energi Remaja

Wali Kota Jakarta Timur Munjirin mengatakan kawasan tersebut akan dilengkapi arena tinju sebagai wadah bagi anak muda menyalurkan bakat dan energi ke arah yang lebih positif.

“Kawasan tersebut nantinya akan dilengkapi arena tinju yang diharapkan menjadi tempat bagi anak-anak dan remaja menyalurkan bakat sekaligus energi mereka ke arah positif dibandingkan tawuran,” katanya di Jakarta, Kamis.

Penataan kawasan dilakukan menjelang peresmian sasana tinju dan arena skateboard yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Mei mendatang.

Camat Ciracas Panangaran Ritonga menjelaskan penataan dilakukan berdasarkan arahan langsung Wali Kota Jakarta Timur agar kawasan kolong flyover Pasar Rebo menjadi lebih rapi, nyaman, dan layak digunakan masyarakat.

“Pertama, Pak Wali Kota meminta kepada kita untuk melakukan kegiatan merapikan kawasan sekitar kolong flyover Pasar Rebo ini yang masuk wilayah Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas,” ujarnya.

Pemkot Bentuk Pengelola Resmi Kawasan Olahraga

Selain arena tinju, kawasan tersebut juga akan dilengkapi fasilitas skateboard yang dapat digunakan masyarakat sebagai ruang publik dan sarana olahraga.

Ritonga menyebut pengecatan ulang dilakukan di sejumlah fasilitas karena kondisi kawasan sebelumnya terlihat kusam akibat debu dan cat yang memudar.

“Kondisinya memang karena debu, cat lama juga sudah pudar, sehingga kita lakukan pengecatan kembali supaya lebih bersih dan menarik,” katanya.

Ia berharap fasilitas olahraga itu dapat menjadi solusi untuk menekan tawuran remaja di Jakarta Timur.

“Daripada tawuran, lebih baik energi mereka disalurkan di arena olahraga. Jadi area ini menjadi ruang publik bagi masyarakat untuk menikmati fasilitas sekaligus menyalurkan hobi dan bakatnya,” ucap Ritonga.

Pemerintah wilayah juga akan membentuk kepengurusan resmi agar pengelolaan fasilitas berjalan teratur dan berkelanjutan.

“Kita akan kukuhkan kepengurusannya supaya keberlanjutan pengelolaan sarana prasarana ini lebih terjamin,” katanya.

Menurut Ritonga, pengelolaan nantinya melibatkan unsur RT, RW, dan LMK sebagai pengawas, sementara penanggung jawab utama berada di tingkat kelurahan.

Ia berharap keberadaan sasana tinju dan arena skateboard tersebut dapat melahirkan atlet-atlet baru hingga tingkat nasional dan internasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf