HOME  ⁄  Nasional

Indonesia Sambut Positif Aung San Suu Kyi Jadi Tahanan Rumah, Dorong Stabilitas Myanmar

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Indonesia Sambut Positif Aung San Suu Kyi Jadi Tahanan Rumah, Dorong Stabilitas Myanmar
Foto: (Sumber: Menteri Luar Negeri Sugiono saat memberikan pernyataan pers di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (4/4/2026). (ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden/aa).)

Pantau - Menteri Luar Negeri RI Sugiono berharap Myanmar melanjutkan langkah positif setelah otoritas setempat memberikan amnesti bagi tahanan politik dan memindahkan Aung San Suu Kyi menjadi tahanan rumah.

Pernyataan itu disampaikan Sugiono dalam pertemuan tingkat Menteri Luar Negeri ASEAN atau ASEAN Ministerial Meeting (AMM) di Cebu, Filipina, Kamis.

“Dibebaskannya tahanan politik dan dipindahkannya Daw Aung San Suu Kyi menjadi tahanan rumah merupakan langkah dan kemajuan positif menuju arah yang positif pula,” ujar Sugiono dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Sugiono menilai langkah pemerintahan baru Myanmar yang mulai membuka komunikasi dengan berbagai pihak menjadi perkembangan yang disambut baik oleh Indonesia dan negara-negara ASEAN.

Indonesia Dorong Myanmar Pulihkan Stabilitas

Indonesia juga mendorong pemerintahan Myanmar terus bekerja sama dengan ASEAN untuk memulihkan stabilitas nasional dan meredakan konflik di dalam negeri.

Selain itu, Indonesia meminta penyaluran bantuan kemanusiaan tetap dipastikan berjalan bagi masyarakat terdampak konflik.

“Oleh karena itu, kita, sebagai ASEAN, akan bekerja bersama membantu Myanmar dalam proses memulihkan stabilitasnya,” kata Sugiono.

Dalam forum tersebut, Sugiono juga menegaskan pentingnya penguatan kerja sama ASEAN menghadapi dampak konflik Timur Tengah dan berbagai tantangan global lainnya.

“Di tengah dunia yang semakin tidak menentu, ASEAN tetap menjadi mitra yang terpercaya, stabil, dan dapat diandalkan,” ungkapnya.

ASEAN Bahas Ketahanan Kawasan

Pertemuan AMM di Cebu menjadi bagian dari rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi ke-48 ASEAN di bawah keketuaan Filipina dengan tema “Menavigasi Masa Depan Kita, Bersama”.

Forum tersebut membahas respons kawasan terhadap situasi Timur Tengah serta dampaknya bagi Asia Tenggara.

Sugiono dijadwalkan mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam KTT ke-48 ASEAN pada Jumat (8/5).

Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong persatuan dan sentralitas ASEAN dalam memperkuat ketahanan kawasan, termasuk ketahanan pangan dan energi.

Penulis :
Ahmad Yusuf