HOME  ⁄  Nasional

Hutan Papua Pegunungan Disebut Jadi Benteng Terakhir Penyangga Ekosistem Bumi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Hutan Papua Pegunungan Disebut Jadi Benteng Terakhir Penyangga Ekosistem Bumi
Foto: (Sumber: Kementerian Kehutanan RI menggelar sosialisasi penyusunan rencana kerja Sub Nasional Indonesia’s Folu Net Sink 2030 yang dibuka secara langsung oleh Penjabat (Pj) Sekda Papua Pegunungan Wasuk D Siep di Wamena, Kabupaten Jayawijaya. ANTARA/Yudhi Efendi..)

Pantau - Hutan Papua Pegunungan disebut menjadi salah satu penyangga utama ekosistem bumi dan benteng terakhir stok karbon Indonesia karena memiliki kawasan hutan tropis seluas 5,1 juta hektare yang masih terjaga.

Provinsi Papua Pegunungan yang beribu kota di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, memiliki delapan kabupaten dengan kawasan hutan tropis yang tersebar di Jayawijaya, Lanny Jaya, Tolikara, Nduga, Pegunungan Bintang, Yalimo, Yahukimo, dan Mamberamo Tengah.

Kementerian Kehutanan RI mendorong program “Sub-Nasional Indonesia’s Folu Net Sink 2030” untuk mendukung target penyerapan karbon lebih besar dibanding emisi yang dilepaskan ke atmosfer pada 2030.

“Kami berharap pemerintah daerah dan seluruh komponen di Papua Pegunungan untuk sama-sama menjaga ekosistem hutan,” kata Staf Ahli Menteri Kehutanan Bidang Perubahan Iklim Prof Haruni Krisnawati.

Kemenhut Dorong Reboisasi Hutan Papua Pegunungan

Pemerintah mengakui sebagian kawasan hutan di Papua Pegunungan telah beralih fungsi menjadi perumahan, perkebunan, dan pertanian masyarakat sehingga membutuhkan dukungan reboisasi.

Gubernur Papua Pegunungan John Tabo meminta pemerintah pusat membantu pendanaan penghijauan kembali kawasan hutan melalui dukungan APBN.

“Kami harap bantuan pemerintah pusat untuk membantu reboisasi kawasan hutan di Papua Pegunungan,” ujar John Tabo.

Kementerian Kehutanan juga membagikan pohon secara simbolis kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk mendukung peningkatan tutupan hutan dan stok karbon.

“Artinya untuk menambah tutupan-tutupan hutan di Papua Pegunungan perlu penanaman pohon secara aktif,” ungkap Dewan Penasehat Ahli Indonesia’s Folu Net Sink 2030 Kemenhut RI Ruanda Agung Sigardiman.

Papua Jadi Harapan Terakhir Stok Karbon Indonesia

Ruanda menyebut Papua menjadi “the last warrior” bagi stok karbon Indonesia karena tutupan hutannya masih berada di atas 70 persen.

Menurut dia, kondisi tersebut berbeda dengan Pulau Jawa yang hanya memiliki tutupan hutan sekitar 18 persen akibat tingginya kepadatan penduduk.

Ia juga menyoroti berkurangnya tutupan hutan di Kalimantan dan Sumatera yang kerap mengalami kebakaran lahan gambut.

“Papua menjadi harapan Indonesia untuk tetap menjaga tutupan hutannya tetap asri,” katanya.

Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan juga berencana membentuk Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di delapan kabupaten untuk memperkuat sosialisasi pelestarian hutan kepada masyarakat.

“Kami akan bentuk kesatuan pengelolaan hutan atau KPH di delapan kabupaten, yang tugasnya memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk menjaga hutan,” ujar Pelaksana Tugas Kepala DLHKP Papua Pegunungan Lince Kogoya.

Penulis :
Ahmad Yusuf