HOME  ⁄  Nasional

Pemkab Sumedang Perkuat Program Sekolah Ramah Lingkungan untuk Atasi Sampah

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemkab Sumedang Perkuat Program Sekolah Ramah Lingkungan untuk Atasi Sampah
Foto: (Sumber: Ilustrasi: Sejumlah siswa sedang menikmati waktu istirahat sekolah di Sumedang, Jawa Barat. ANTARA/Ilham Nugraha..)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, memperkuat Program Sekolah Ramah Lingkungan sebagai langkah membangun budaya peduli lingkungan sejak dini sekaligus mengatasi persoalan sampah di daerah tersebut.

Program itu dijalankan melalui penerapan konsep Zero Waste School di sekolah-sekolah tingkat SD dan SMP guna mengurangi volume sampah yang terus meningkat di Sumedang.

Sekolah Didorong Jadi Pusat Perubahan Lingkungan

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan persoalan sampah di daerahnya telah mencapai lebih dari 176 ribu ton atau sekitar 483 ton per hari sehingga membutuhkan langkah strategis dan berkelanjutan.

“Kita ingin sekolah menjadi pusat perubahan. Bukan hanya tempat belajar akademik, tetapi juga tempat strategis dalam membangun kesadaran dan perilaku ramah lingkungan dalam merespons persoalan sampah,” kata Dony dalam keterangannya di Sumedang, Sabtu (9/5/2026).

Pemkab Sumedang mendorong sekolah menerapkan berbagai kebiasaan ramah lingkungan seperti memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta membiasakan siswa membawa tempat makan dan minum sendiri.

Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang mencatat sekitar 70 persen dari total 725 sekolah tingkat SD dan SMP telah menerapkan Program Sekolah Ramah Lingkungan.

Program Dinilai Mulai Berdampak Positif

Pemkab Sumedang menargetkan seluruh sekolah di wilayahnya secara bertahap dapat menjalankan program serupa untuk mendukung pengurangan sampah menuju tempat pembuangan akhir.

Menurut Dony, program tersebut mulai menunjukkan dampak nyata baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar.

“Harus ada perubahan nyata. Sekolah menjadi lebih bersih, siswa lebih peduli terhadap lingkungan, dan dampaknya mulai dirasakan hingga ke masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan pemerintah daerah juga terus mendorong pengurangan sampah dari sumbernya melalui edukasi pemilahan sampah, pembentukan bank sampah, pengolahan kompos, hingga peningkatan partisipasi masyarakat.

“Ini menjadi komitmen kami untuk terus dilakukan, kami tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga sedang membentuk generasi yang bertanggung jawab terhadap masa depan,” ucap Dony.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Ahmad Yusuf