
Pantau - Tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan Posko Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta Selatan Wilayah II mencapai 93,5 persen berdasarkan hasil survei yang dilakukan selama proses penerimaan murid baru tahun 2026.
Tingginya tingkat kepuasan tersebut diperoleh dari evaluasi layanan yang diberikan kepada orang tua dan calon murid selama tahapan pendaftaran hingga lapor diri.
Ribuan Aduan Berhasil Ditangani
Kasubag Tata Usaha Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan Rosmiati mengatakan Posko SPMB telah menangani sebanyak 1.294 aduan masyarakat selama pelaksanaan SPMB 2026.
“1.294 dengan tingkat solusi selesainya, kepuasannya 93,5 persen,” kata Rosmiati di Jakarta, Senin (22/6).
Menurut dia, pengukuran kepuasan dilakukan melalui survei berbasis barcode yang dapat diakses masyarakat setelah menerima layanan.
Rosmiati menilai hasil tersebut menunjukkan mayoritas masyarakat merasa terbantu oleh layanan yang diberikan petugas.
Posko SPMB juga menyediakan pendampingan langsung bagi warga yang mengalami kendala saat melakukan pendaftaran secara daring.
Petugas membantu proses registrasi sekaligus memberikan penjelasan terkait tahapan dan persyaratan penerimaan murid baru.
Layanan Daring dan Tatap Muka Dioptimalkan
Selain layanan tatap muka, Posko SPMB Jakarta Selatan Wilayah II menyediakan berbagai kanal informasi bagi masyarakat.
Layanan tersebut meliputi WhatsApp, telepon, Instagram, hingga siaran langsung TikTok yang menghadirkan narasumber terkait pendidikan dan administrasi kependudukan.
Pihak posko memastikan seluruh aduan yang masuk ditindaklanjuti sesuai kebutuhan masyarakat.
Penanganan dilakukan untuk berbagai persoalan mulai dari kendala teknis sistem, administrasi kependudukan, hingga informasi mengenai regulasi penerimaan murid baru.
Posko SPMB yang berpusat di SMAN 70 Jakarta menerima sekitar 400 hingga 500 pesan WhatsApp setiap hari.
Sementara layanan telepon menerima kurang dari 100 panggilan per hari selama masa pendaftaran.
Jumlah masyarakat yang datang langsung ke posko tercatat berkisar antara 100 hingga 150 orang setiap hari.
Pemerintah berharap layanan yang diberikan dapat terus membantu masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan mempermudah proses penerimaan murid baru di Jakarta Selatan.
- Penulis :
- Aditya Yohan





