HOME  ⁄  Nasional

Satgas PRR Rehabilitasi Ribuan Hektare Sawah Pascabencana di Sumatera

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Satgas PRR Rehabilitasi Ribuan Hektare Sawah Pascabencana di Sumatera
Foto: (Sumber: Juru Bicara Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Amran menyampaikan keterangan saat konferensi pers progres penanganan bencana Sumatera di Gedung Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Rabu (6/5/2026). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nym.)

Pantau - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera merehabilitasi ribuan hektare area pertanian yang terdampak banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Juru Bicara Satgas PRR Amran mengatakan pemulihan lahan sawah menjadi prioritas pemerintah karena berkaitan langsung dengan ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan.

“Pemulihan sawah terdampak terus didorong untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Pemerintah juga telah menyalurkan bantuan dan transfer ke daerah di tiga provinsi terdampak,” ujar Amran.

Satgas PRR menilai rehabilitasi sawah tidak hanya bertujuan mengembalikan produktivitas lahan, tetapi juga mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.

Program tersebut terutama ditujukan membantu ribuan keluarga petani yang menggantungkan penghidupan dari sektor pertanian.

Berdasarkan data Satgas PRR per 7 Mei 2026, sebanyak 16.670 hektare lahan telah masuk tahap konstruksi pemulihan.

Dari jumlah tersebut, 4.098 hektare lahan telah selesai direhabilitasi.

Sebanyak 2.212 hektare lahan telah kembali diolah oleh petani.

Sementara 2.110 hektare lahan sudah mulai ditanami kembali.

Luas lahan yang telah masuk tahap konstruksi hampir mencapai setengah dari target rehabilitasi sawah nasional yang ditetapkan Kementerian Pertanian.

Kementerian Pertanian menargetkan rehabilitasi sawah seluas 42.702 hektare dengan dukungan anggaran sebesar Rp337,97 miliar.

Progres rehabilitasi paling menonjol terjadi di Sumatera Barat.

Di provinsi tersebut, sebanyak 3.809 hektare atau 98 persen lahan telah masuk tahap konstruksi pemulihan.

Sebanyak 2.583 hektare sawah di Sumatera Barat telah selesai direhabilitasi dari total target 3.902 hektare.

Di wilayah itu, 2.100 hektare lahan juga telah kembali ditanami oleh petani.

Di Sumatera Utara, rehabilitasi sawah seluas 5.201 hektare telah memasuki tahap konstruksi.

Sementara di Aceh, proses pemulihan terus dipercepat karena wilayah terdampak menjadi yang terbesar dibanding dua provinsi lainnya.

Total lahan sawah terdampak bencana di Aceh mencapai 31.464 hektare.

Sejumlah daerah di Aceh yang mulai menunjukkan progres rehabilitasi antara lain Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, dan Pidie Jaya.

Proses rehabilitasi di wilayah tersebut meliputi pengerjaan saluran, pembentukan kembali petak sawah, dan pengolahan lahan.

Penulis :
Gerry Eka