
Pantau - PT PLN (Persero) siap memasok listrik sebesar 27 mega volt ampere (MVA) untuk mendukung operasional pabrik smelter feronikel milik PT Sinar Tjokro Steel (STS) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Kesiapan pasokan listrik tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PLN dan PT STS yang berlangsung di Sulawesi Selatan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) Edyansyah mengatakan PLN berkomitmen memberikan pasokan listrik andal bagi sektor industri.
“Industri baja membutuhkan energi listrik yang sangat besar. PLN siap memenuhinya dengan pasokan listrik yang andal, berkualitas, dan harga yang kompetitif,” ujar Edyansyah dalam keterangannya di Makassar, Senin (11/5/2026).
PLN Dukung Pertumbuhan Industri di Sulawesi Selatan
Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Makassar Utara Martinus Irianto Pasensi bersama Direktur PT STS Lin Bo.
Kegiatan tersebut turut disaksikan General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah dan General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi Fermi Trafianto.
PLN menilai kerja sama tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyediaan energi listrik untuk sektor industri strategis.
“Kami optimistis kerja sama seperti ini akan terus berjalan demi mendorong perekonomian. Para pemilik usaha kini bisa fokus pada bisnis inti perusahaan. Sedangkan PLN akan memastikan kebutuhan listrik dapat dipenuhi sesuai jadwal yang disepakati,” kata Edyansyah.
PT STS Apresiasi Kecepatan Layanan PLN
Perwakilan PT STS, Sukianto Tjahyadi, mengapresiasi dukungan dan kecepatan layanan PLN dalam memenuhi kebutuhan listrik pabrik smelter feronikel tersebut.
“Saya mewakili PT STS mengucapkan terima kasih kepada PLN atas dukungan listrik yang akan disalurkan. Kami berharap dengan pasokan listrik PLN ke depannya usaha pabrik baja ini akan berkembang,” ujarnya.
PLN menyebut kesiapan pasokan listrik untuk industri diharapkan dapat menciptakan efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi dan investasi di Sulawesi Selatan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





