
Pantau - Dua penerbangan terakhir untuk mengevakuasi penumpang kapal pesiar terdampak wabah hantavirus di dekat Pulau Tenerife, Spanyol, dijadwalkan berlangsung pada Senin (11/5/2026) sore waktu setempat.
Menteri Kesehatan Spanyol Monica Garcia mengungkapkan sebanyak 94 penumpang telah dievakuasi dari kapal MV Hondius hingga Minggu (10/5/2026).
Menurut laporan media lokal, penerbangan repatriasi Australia akan membawa enam penumpang, sedangkan penerbangan Belanda mengangkut 18 penumpang termasuk warga dari negara lain yang tidak menyediakan penerbangan evakuasi mandiri.
Penumpang pertama yang dievakuasi merupakan 14 warga negara Spanyol yang diterbangkan menggunakan pesawat militer menuju Madrid untuk menjalani karantina dan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit militer.
WHO dan CDC Pantau Penyebaran Hantavirus
Wabah hantavirus tersebut memicu perhatian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC).
CDC menetapkan wabah tersebut sebagai respons darurat Level 3, yang merupakan tingkat aktivasi darurat terendah lembaga itu.
WHO melaporkan wabah varian Andes hantavirus telah menyebabkan lima kasus terkonfirmasi dengan tiga korban meninggal dunia.
Varian Andes diketahui menjadi satu-satunya jenis hantavirus yang dapat menular antarmanusia melalui kontak dekat.
“Para ilmuwan mengonfirmasi bahwa wabah itu disebabkan oleh varian Andes yang langka,” demikian laporan Anadolu yang dikutip ANTARA.
WHO menyebut dua penumpang yang meninggal dunia sebelumnya sempat melakukan perjalanan ke Argentina, Chile, dan Uruguay sebelum menaiki kapal.
Otoritas Spanyol Pastikan Risiko Penularan Rendah
Evakuasi penumpang berlangsung di tengah kekhawatiran pemerintah lokal Kepulauan Canary terkait potensi penyebaran virus ke daratan.
Namun, pejabat Spanyol menepis kemungkinan tikus Andes yang terinfeksi mencapai wilayah pantai Canary.
Mereka menyatakan peluang hewan pengerat tersebut berenang dari kapal menuju daratan “nol”.
Pejabat CDC juga memastikan seluruh penumpang akan dipantau selama enam minggu sesuai masa inkubasi virus.
Selain itu, otoritas kesehatan di sejumlah negara bagian Amerika Serikat turut melacak penumpang yang sudah meninggalkan kapal sebelum wabah dikonfirmasi.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





