
Pantau - Kementerian Agama menegaskan informasi yang menyebut Menteri Agama Nasaruddin Umar meminta masyarakat menyerahkan pengelolaan kurban kepada pemerintah merupakan hoaks.
Narasi tersebut beredar melalui unggahan media sosial Facebook yang menyebut masyarakat disarankan menyetorkan uang akikah atau kurban ke Baznas maupun pemerintah daripada menyembelih hewan sendiri.
“Menteri Agama menyarankan agar masyarakat menyetorkan Uang AKIKAH atau KURBAN ke BaAZNAS atau dikelola pemerintah daripada repot-repot memotong kambing sendiri,” demikian isi unggahan yang beredar.
Kemenag Pastikan Tidak Ada Larangan Kurban Mandiri
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi Menteri Agama maupun kebijakan pemerintah yang meminta masyarakat menyerahkan pengelolaan kurban kepada pemerintah.
Kementerian Agama melalui akun Instagram resminya juga telah membantah informasi tersebut dan menegaskan narasi yang beredar merupakan hoaks.
Kemenag menyatakan tidak pernah ada kebijakan yang melarang masyarakat menyembelih hewan kurban secara mandiri maupun mengganti kurban dengan uang.
Selain itu, foto yang digunakan dalam unggahan tersebut diketahui berasal dari artikel berjudul “Menteri Agama Nasaruddin Umar Catatkan Hattrick Prestasi di 100 Hari Pertama Kabinet Merah Putih” yang dipublikasikan pada 25 Januari 2025.
Foto tersebut dipastikan tidak berkaitan dengan narasi soal pengelolaan kurban oleh pemerintah.
Masyarakat Diminta Verifikasi Informasi
Kementerian Agama mengimbau masyarakat agar selalu memverifikasi informasi yang diterima melalui sumber resmi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.
Masyarakat diminta mengakses situs resmi Kemenag maupun kanal komunikasi pemerintah untuk memastikan kebenaran sebuah informasi.
Dengan demikian, klaim yang menyebut Menteri Agama meminta masyarakat menyerahkan pengelolaan kurban kepada pemerintah dan tidak menyembelih sendiri dinyatakan tidak benar atau hoaks.
- Penulis :
- Aditya Yohan





