
Pantau - Badan Karantina Indonesia (Barantin) menyatakan siap mendukung penyelenggaraan pameran internasional Nusatic, Nusapet, dan Nusahorti 2026 sebagai upaya mendorong akselerasi ekspor komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan Indonesia di pasar global.
Kepala Barantin, Abdul Kadir Karding, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat daya saing komoditas hayati Indonesia di tingkat internasional.
"Pasarnya besar dan jenisnya sangat beragam. Ini menjadi peluang yang harus kita dorong bersama agar masyarakat semakin mengenal potensinya, sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru," ungkap Karding.
Ketiga pameran internasional itu dijadwalkan berlangsung pada 12–14 Juni 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD.
Nusatic 2026 akan berfokus pada ikan hias dan kontes akuatik.
Nusapet 2026 akan menyoroti industri hewan peliharaan.
Sementara Nusahorti 2026 akan mengangkat sektor tanaman dan hortikultura.
Peran Strategis Barantin
Karding menyebut Barantin memiliki peran strategis dalam menjaga lalu lintas hewan, ikan, dan tumbuhan di Indonesia.
Menurutnya, Barantin juga bertugas menjamin kesehatan dan keamanan komoditas ekspor nasional agar mampu memenuhi standar pasar internasional.
Ia menegaskan jaminan mutu dan kesehatan komoditas menjadi faktor penting dalam membuka akses perdagangan global.
Karding menilai pameran tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi dan perdagangan, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat.
Edukasi itu dinilai penting untuk menumbuhkan minat masyarakat pada sektor hewan peliharaan, perikanan, dan hortikultura.
Ia mengatakan meningkatnya minat masyarakat terhadap sektor tersebut dapat berdampak positif terhadap aktivitas perdagangan nasional.
Dampak tersebut mencakup peningkatan ekspor dan impor komoditas yang sehat, aman, dan sesuai ketentuan karantina.
Karding juga menilai sektor hortikultura memiliki peluang besar dalam meningkatkan nilai ekspor Indonesia.
Karena itu, ia berharap penyelenggaraan Nusatic, Nusapet, dan Nusahorti dapat terus dikembangkan pada masa mendatang.
Menurutnya, pengembangan pameran internasional tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk nasional di pasar global.
Kolaborasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Sebagai bentuk dukungan, Barantin menyatakan siap berkolaborasi melalui edukasi dan sosialisasi prosedur karantina kepada pelaku usaha.
Barantin juga siap memfasilitasi layanan karantina yang efisien guna mendukung kelancaran kegiatan pameran internasional tersebut.
"Barantin mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan tersebut sebagai sarana memperkuat ekosistem industri hewan, ikan, dan tumbuhan nasional," ujar Karding.
Ketua panitia Nusatic, Nusapet, dan Nusahorti 2026, Effendi Gazali, mengatakan kegiatan tersebut relevan di tengah dinamika dan tantangan global saat ini.
Ia menilai kegiatan itu berpotensi menumbuhkan perekonomian masyarakat melalui penguatan sektor hewan, ikan, dan tumbuhan.
"Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang kolaborasi antara komunitas, pelaku usaha, pemerintah, dan akademisi, tetapi juga berpotensi besar dalam menumbuhkan perekonomian masyarakat," ungkap Effendi.
- Penulis :
- Leon Weldrick





