HOME  ⁄  Nasional

Menko Polkam Djamari Chaniago Minta Satgas Konga Tingkatkan Disiplin Jelang Misi Perdamaian di Lebanon

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Menko Polkam Djamari Chaniago Minta Satgas Konga Tingkatkan Disiplin Jelang Misi Perdamaian di Lebanon
Foto: (Sumber: Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago saat memberikan pembekalan kepada 1.064 taruna dan siswa di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (8/5/2026). ANTARA/HO-Humas Kemenko Polkam/am..)

Pantau - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago meminta personel Satuan Tugas Kontingen Garuda (Satgas Konga) UNIFIL meningkatkan disiplin dan memperkeras latihan menjelang keberangkatan misi perdamaian ke Lebanon pada akhir Mei 2026.

Djamari menegaskan disiplin dan latihan menjadi modal utama prajurit untuk bertahan hidup sekaligus menyukseskan tugas perdamaian di wilayah konflik Timur Tengah.

“Latihan yang keras adalah bentuk kesejahteraan yang diberikan kepada para prajurit,” kata Djamari dalam siaran pers resmi Kemenko Polkam.

Prajurit Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan

Arahan tersebut disampaikan Djamari saat memimpin Rapat Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian sekaligus memberikan pembekalan kepada pasukan Satgas Konga di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (11/5).

Dalam keterangan resmi disebutkan para prajurit Satgas Konga akan diberangkatkan ke Lebanon pada akhir Mei 2026.

Djamari meminta seluruh personel tidak berhenti berlatih dan terus meningkatkan kesiapsiagaan menjelang keberangkatan.

Ia meyakini latihan keras akan membentuk mental prajurit menjadi lebih kuat sehingga mampu menjalankan misi perdamaian dengan maksimal.

Menurutnya, mental yang kuat juga akan membentuk sikap disiplin dalam menerapkan standar keamanan dan keselamatan selama bertugas.

Konflik Timur Tengah Jadi Perhatian

Djamari mengatakan disiplin menjadi sangat penting karena situasi konflik di Timur Tengah masih memanas dan berdampak hingga wilayah Lebanon.

“Dengan latihan keras dan disiplin, prajurit kita dapat melaksanakan tugas dengan baik. Pada saat tugas dilaksanakan dengan baik, di situlah muncul kebanggaan, kehormatan, promosi, dan apresiasi dari bangsa,” ujarnya.

Ia berharap latihan intensif dan kepatuhan terhadap prosedur keamanan dapat melindungi seluruh prajurit selama menjalankan tugas perdamaian.

“Jangan sekali-kali lengah. Ketidakpatuhan bukan hanya berdampak pada keselamatan, tetapi juga pada nama baik bangsa. Beban itu ada di pundak kalian,” tegasnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf