
Pantau - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tenggara mencatat sebanyak 8.616 jiwa dan 2.326 rumah terdampak banjir yang melanda delapan daerah di Sultra sejak Sabtu.
Kepala BPBD Sultra Laode Saifuddin mengatakan banjir terjadi di Kota Kendari, Kabupaten Konawe Selatan, Konawe, Konawe Utara, Konawe Kepulauan, Kolaka, Kolaka Timur, dan Buton Utara.
“Jumlah rumah yang terendam banjir itu 2.326 bangunan dengan warga terdampak 8.616 jiwa dari data yang masuk per hari Senin,” ungkap Saifuddin di Kendari, Selasa.
Ia menjelaskan wilayah dengan dampak terparah berada di Kota Kendari dengan 794 rumah terendam banjir, disusul Kabupaten Kolaka dan Konawe.
BPBD Imbau Warga Tetap Waspada
BPBD Sultra meminta masyarakat tetap waspada karena sejumlah wilayah diperkirakan masih diguyur hujan dalam beberapa hari ke depan berdasarkan prakiraan BMKG.
Saifuddin mengatakan pemerintah telah menyiapkan langkah penanganan jika terjadi bencana susulan di wilayah terdampak.
“Kami juga meminta masyarakat tidak terprovokaasi dengan informasi yang belum pasti terkait bencana alam,” katanya.
BPBD bersama Dinas Sosial dan SAR Brimob Polda Sultra juga telah mendirikan posko pengungsian dan dapur umum untuk warga terdampak di bantaran Kali Wanggu, Kendari.
Bantuan Logistik Mulai Didistribusikan
BPBD Sultra menyiapkan bantuan logistik berupa makanan siap saji, beras 200 kilogram, air mineral 30 dus, kopi saset, dan minyak goreng dengan total nilai bantuan mencapai Rp15 juta.
Menurut Saifuddin, seluruh bantuan logistik dikumpulkan di satu posko sebelum didistribusikan ke daerah lain yang terdampak banjir.
“Logistik ini kami tampung satu posko nanti didistribusikan ke daerah lain yang terdampak bencana,” ujarnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan





