HOME  ⁄  Nasional

Pupuk Indonesia Sediakan Layanan Uji Tanah Gratis untuk Petani di Wilayah Sumbagsel

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Pupuk Indonesia Sediakan Layanan Uji Tanah Gratis untuk Petani di Wilayah Sumbagsel
Foto: Mobil Uji Tanah (MUT) milik PT Pupuk Indonesia untuk melayani petani di wilayah Sumatera Selatan (sumber: ANTARA/Yudi Abdullah)

Pantau - PT Pupuk Indonesia menyediakan layanan gratis uji tanah bagi lahan sawah dan perkebunan milik petani untuk memastikan kondisi tanah tetap subur sebelum kegiatan penanaman dilakukan.

Layanan tersebut disediakan melalui unit pelayanan bergerak Mobil Uji Tanah atau MUT yang dapat dimanfaatkan petani dengan menghubungi saluran telepon bebas pulsa 08001008001.

Regional Chief Executive Officer 1 Pupuk Indonesia Eko Suroso mengatakan petani tidak perlu ragu memanfaatkan layanan tersebut karena tim MUT akan segera bergerak menuju lokasi petani yang membutuhkan pemeriksaan kondisi tanah.

“Petani dapat memanfaatkan layanan MUT dengan menghubungi saluran telepon bebas pulsa 08001008001,” ungkap Eko Suroso.

Untuk wilayah Sumatera Bagian Selatan atau Sumbagsel, Pupuk Indonesia saat ini mengoperasikan tiga unit Mobil Uji Tanah.

Wilayah pelayanan MUT meliputi Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung, dan Bangka Belitung.

Permintaan Layanan Uji Tanah Masih Rendah

Koordinator MUT Pupuk Indonesia wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung Gianto mengatakan permintaan layanan uji tanah dari petani masih tergolong sedikit.

Menurut Gianto, Pupuk Indonesia terus melakukan sosialisasi agar petani memahami pentingnya uji tanah sebelum memasuki masa tanam.

“Sebagian besar kondisi tanah petani sudah sakit atau jenuh karena sering diolah tetapi jarang diperbaiki,” ujar Gianto.

Ia menjelaskan uji tanah penting dilakukan untuk mengetahui kondisi lahan pertanian dan perkebunan agar produksi tanaman dapat maksimal.

Permasalahan yang kerap dihadapi petani antara lain hasil produksi yang tidak sesuai harapan, ukuran buah kecil, buah mudah busuk, buah rontok, hingga serangan hama dan penyakit.

Kondisi Tanah Jadi Faktor Penting Produksi Tanaman

Gianto menjelaskan produksi tanaman dipengaruhi oleh tiga faktor utama yakni faktor genetis, lingkungan, dan kondisi tanah.

Untuk faktor genetis, petani disarankan menggunakan benih unggul agar hasil produksi lebih optimal.

Sementara faktor lingkungan yang mempengaruhi produksi tanaman meliputi temperatur, air, udara, cuaca, serta hama dan penyakit.

Adapun faktor tanah mencakup kondisi fisik tanah, tekstur, struktur, kandungan bahan kimia, unsur hara, hingga kondisi biologis tanah.

Unsur biologis tanah meliputi keberadaan makhluk hidup seperti cacing dan mikroorganisme penyedia unsur hara.

Gianto mengatakan kondisi tanah yang sakit dapat diatasi melalui penetralan menggunakan kapur, penggunaan bahan organik, serta pemanfaatan produk perbaikan tanah dari Pupuk Indonesia.

Langkah tersebut dilakukan agar kondisi tanah kembali subur dan produktif untuk mendukung hasil pertanian petani.

Penulis :
Leon Weldrick