HOME  ⁄  Nasional

Seluruh Jamaah Haji Asal Riau Sudah Bergerak dari Madinah ke Makkah

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Seluruh Jamaah Haji Asal Riau Sudah Bergerak dari Madinah ke Makkah
Foto: (Sumber: Ilustrasi jamaah calon haji dari berbagai negara melakukan Tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. ANTARA/Andika Wahyu/nym/aa.)

Pantau - Seluruh jamaah calon haji gelombang pertama asal Provinsi Riau telah bergerak dari Madinah menuju Makkah, Arab Saudi, untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji 2026.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau Defizon mengatakan kloter terakhir yang diberangkatkan menuju Makkah adalah Kloter BTH 12 dengan jumlah 434 jamaah.

“Sebanyak 434 Jemaah tergabung dalam BTH 12 sudah berangsur meninggalkan kota Madinah, sebelum menuju kota Makkah, jamaah terlebih dahulu singgah di Masjid Bir Ali untuk mengambil miqat umrah wajib,” kata Defizon di Pekanbaru, Kamis.

Ia menjelaskan seluruh jamaah terlebih dahulu singgah di Masjid Bir Ali untuk mengambil miqat dan melaksanakan niat umrah wajib sebelum melanjutkan perjalanan ke Kota Makkah.

Jamaah Sudah Jalani Umrah Wajib di Masjidil Haram

Defizon mengatakan jamaah yang lebih dahulu tiba di Makkah, seperti Kloter BTH 10 asal Pekanbaru, Indragiri Hulu, Kampar, dan Bengkalis, telah melaksanakan umrah wajib di Masjidil Haram.

Menurutnya, pelaksanaan ibadah umrah wajib dipandu langsung oleh ketua rombongan dan ketua regu masing-masing.

Ia menambahkan terdapat 10 jamaah yang menggunakan kursi roda dan mendapatkan fasilitas layanan disabilitas selama menjalankan ibadah umrah.

Selain itu, masih ada tiga jamaah yang belum dapat melaksanakan umrah wajib karena kondisi kesehatan dan belum dalam keadaan suci.

“Bagi jemaah yang sakit dan berhalangan akan melaksanakan umrah wajib setelah kondisi sehat dan suci,” ujar Defizon.

Jamaah Mulai Menyelesaikan Pembayaran Dam

Defizon menyebut sebagian besar jamaah haji asal Riau yang telah menyelesaikan umrah wajib juga mulai melakukan pembayaran dam sebagai bagian dari pelaksanaan haji tamattu’.

Ia menjelaskan pembayaran dam dilakukan kepada Adhohi selaku pengelola dam resmi yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.

“Pembayaran dam dilaksanakan langsung kepada Adhohi, pengelola dam resmi yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi,” katanya.

Pemerintah Provinsi Riau terus memantau kondisi jamaah haji selama berada di Tanah Suci, termasuk memastikan pelayanan ibadah dan kesehatan berjalan sesuai prosedur.

Penulis :
Ahmad Yusuf