
Pantau - Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan pelatihan berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence bagi 3.100 pemuda di Kota Padang, Sumatera Barat, untuk meningkatkan kompetensi dan mempercepat pemulihan ekonomi daerah.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan program tersebut memberikan akses pelatihan digital berbasis kecerdasan artifisial kepada para peserta melalui platform pembelajaran daring.
“Pelatihan berbasis kecerdasan buatan ini untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi melalui peningkatan kompetensi masyarakat di Sumatera Barat,” kata Yassierli dalam kunjungan kerjanya di Kota Padang, Jumat.
Pelatihan AI Fokus pada Pengembangan Kompetensi
Yassierli menjelaskan platform pelatihan tersebut menyediakan berbagai materi pengembangan kompetensi mulai dari pengembangan diri, kewirausahaan, hingga keterampilan nonteknis lainnya.
Ia juga membuka peluang penambahan kuota apabila program pelatihan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
“Kalau 3.100 kurang, bisa diminta tambahan. Tapi habiskan dulu kuota pelatihannya sebanyak 3.100 pemuda,” ujar Yassierli.
Menurut dia, generasi muda harus memiliki keterampilan dan kompetensi agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Saya ingin anak-anak muda kita punya keterampilan, punya skill, punya kompetensi untuk bisa bersaing,” ucapnya.
Kemnaker Salurkan Bantuan Rp30,3 Miliar untuk Sumbar
Kuota awal sebanyak 3.100 peserta menjadi tahap pertama penerima akses pelatihan digital berbasis kecerdasan buatan yang disiapkan Kemnaker.
Program tersebut diharapkan dapat membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda dalam meningkatkan daya saing di dunia kerja.
Dalam kesempatan itu, Yassierli juga menyampaikan Kemnaker sempat menghadirkan posko layanan masyarakat di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Padang selama tiga bulan saat Sumatera Barat dilanda banjir dan tanah longsor.
Selain layanan darurat, Kemnaker turut menyalurkan bantuan pemulihan senilai Rp30,3 miliar kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui berbagai program ketenagakerjaan seperti padat karya dan tenaga kerja mandiri.
- Penulis :
- Aditya Yohan





