HOME  ⁄  Nasional

Program CKG Ungkap Peta Kesehatan Nasional, Hipertensi Anak Jadi Sorotan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Program CKG Ungkap Peta Kesehatan Nasional, Hipertensi Anak Jadi Sorotan
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Petugas medis melakukan cek tekanan darah saat pemeriksaan kesehatan kepada pelajar SMA. ANTARA FOTO/Maulana Surya/nz/am..)

Pantau - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah menjangkau 100 juta peserta hingga awal Mei 2026 mulai memetakan kondisi kesehatan masyarakat Indonesia lintas usia secara nasional.

Program yang berjalan sejak 10 Februari 2025 itu telah dilaksanakan di lebih dari 10.000 puskesmas di 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

Data hasil pemeriksaan menunjukkan berbagai masalah kesehatan tersembunyi yang selama ini luput dari perhatian masyarakat.

Dari evaluasi CKG 2025, Kementerian Kesehatan menemukan sekitar enam persen bayi lahir dengan berat badan rendah.

Selain itu, satu dari tiga balita mengalami karies gigi, satu dari lima remaja memiliki tekanan darah di atas normal, satu dari tiga orang dewasa mengalami obesitas sentral, dan lebih dari separuh lansia menderita hipertensi.

Hipertensi Anak Mulai Terdeteksi

Temuan pada kelompok usia sekolah menjadi perhatian khusus dalam pelaksanaan CKG.

Dari 4,8 juta anak yang diperiksa sejak Januari hingga awal Mei 2026, lebih dari 22 persen tercatat mengalami peningkatan tekanan darah atau setara sekitar 663 ribu anak.

Kondisi tersebut dinilai mengubah anggapan bahwa hipertensi hanya menyerang usia dewasa dan lansia.

Peningkatan tekanan darah pada anak-anak disebut berkaitan erat dengan pola hidup dan kebiasaan sehari-hari.

Data CKG pada kelompok dewasa menunjukkan sekitar 96 persen peserta masuk kategori kurang aktivitas fisik.

Selain itu, sepertiga peserta mengalami obesitas sentral dan hampir seperempat mengalami kelebihan berat badan.

Konsumsi makanan ultraproses tinggi garam dan lemak serta minimnya aktivitas fisik menjadi faktor risiko utama yang kini ditemukan secara luas di masyarakat.

CKG Jadi Dasar Kebijakan Kesehatan

Program CKG dinilai mulai menghasilkan gambaran sistematis kondisi kesehatan penduduk Indonesia dari bayi hingga lansia.

Data tersebut menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan kesehatan berbasis kondisi riil masyarakat.

Selama ini, pemeriksaan kesehatan rutin belum menjadi kebiasaan masyarakat sehingga banyak penyakit tidak menular berkembang tanpa terdeteksi hingga memasuki kondisi berat.

Melalui CKG, berbagai kasus kesehatan tersembunyi kini mulai teridentifikasi lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Penulis :
Aditya Yohan