HOME  ⁄  Lifestyle

Dokter Ungkap Faktor Pemicu Menstruasi Dini pada Anak Perempuan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Dokter Ungkap Faktor Pemicu Menstruasi Dini pada Anak Perempuan
Foto: (Sumber: Dua anak perempuan bermain menggunakan papan seluncur di Denpasar, Bali, Minggu (20/4/2025), dalam acara yang diselenggarakan untuk menyambut Hari Kartini. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf..)

Pantau - Dokter kandungan mengungkap sejumlah faktor yang dapat memicu menstruasi dini pada anak perempuan, mulai dari obesitas hingga gangguan hormon dan paparan zat kimia dari lingkungan.

Dokter ahli obstetri dan ginekologi Deepthi Ashwin dari Aster Whitefield Hospital India mengatakan anak perempuan umumnya mengalami menstruasi pertama pada usia sekitar 12 tahun, namun sebagian anak dapat mengalaminya pada usia 10 tahun atau lebih muda.

“Ia menjelaskan bahwa menstruasi pertama bisa terjadi lebih awal karena gabungan faktor seperti obesitas pada anak, genetik, ketidakseimbangan hormon, paparan zat kimia pengganggu hormon dari lingkungan, stres, dan gangguan neurologis tertentu,” demikian dikutip dari siaran Hindustan Times, Jumat.

Kondisi Medis Bisa Picu Pubertas Dini

Menurut dr. Ashwin, beberapa kondisi medis juga dapat menyebabkan pubertas dini pada anak perempuan.

Gangguan tiroid, sindrom ovarium polikistik atau polycystic ovary syndrome (PCOS), gangguan kelenjar adrenal, kista ovarium, hingga masalah langka pada otak disebut dapat memicu perubahan hormonal lebih cepat.

“Proses evaluasi meliputi penilaian pertumbuhan menggunakan tes hormon dan pemindaian usia tulang serta metode pencitraan khusus untuk kasus-kasus tertentu,” kata dr. Ashwin.

Ia menegaskan pubertas dini juga bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan tertentu sehingga perlu dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Perubahan Gaya Hidup Jadi Penanganan Utama

Dr. Ashwin menyebut penanganan pubertas dini dilakukan berdasarkan penyebab yang mendasari kondisi tersebut.

“Sebagian besar kasus hanya memerlukan perubahan gaya hidup dan pengendalian berat badan, sementara beberapa anak membutuhkan pengobatan hormon,” ujarnya.

Dokter juga mengimbau orang tua untuk memperhatikan perubahan fisik dan hormonal pada anak sejak dini agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Penulis :
Ahmad Yusuf