HOME  ⁄  Nasional

DPR Dukung Prodi Teknik Berganti Nama Jadi Rekayasa agar Selaras Standar Global

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

DPR Dukung Prodi Teknik Berganti Nama Jadi Rekayasa agar Selaras Standar Global
Foto: (Sumber: Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani memimpin rapat kerja dengan pemerintah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/4/2026). Rapat tersebut membahas pandangan pemerintah terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Statistik serta menentukan jadwal rapat pembahasan tingkat I dan mekanisme pembahasan dari RUU tersebut. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga..)

Pantau - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mendukung kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) yang mengubah nomenklatur program studi Teknik menjadi Rekayasa di seluruh perguruan tinggi Indonesia.

Menurut Lalu, perubahan tersebut menjadi langkah positif untuk menyelaraskan istilah pendidikan tinggi Indonesia dengan terminologi internasional engineering yang selama ini digunakan di dunia akademik global.

“Perubahan nomenklatur dari Teknik menjadi Rekayasa merupakan langkah yang baik untuk menyepadankan istilah yang kita gunakan dengan terminologi internasional, yaitu engineering. Ini penting agar lulusan Indonesia semakin mudah beradaptasi dan memiliki daya saing di tingkat global,” ujar Lalu di Jakarta, Senin.

Berlaku Sejak September 2025

Perubahan nomenklatur itu mulai berlaku sejak 9 September 2025 berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 96/B/KPT/2025 tentang Nama Program Studi pada Jenis Pendidikan Akademik dan Pendidikan Profesi.

Meski demikian, Lalu menegaskan kebijakan tersebut tidak bersifat memaksa bagi seluruh perguruan tinggi.

Ia mengatakan kampus tetap harus diberikan ruang dan kebebasan akademik dalam menyesuaikan implementasi kebijakan sesuai kondisi masing-masing institusi.

“Yang terpenting, bukan semata perubahan nama, namun bagaimana perguruan tinggi terus meningkatkan kualitas pendidikan Teknik atau Rekayasa agar mampu melahirkan inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan pembangunan nasional. Jadi, riset dan inovasi harus semakin maju,” ucapnya.

DPR Dorong Penguatan Riset dan Inovasi

Lalu juga meminta pemerintah memberikan dukungan nyata terhadap hasil riset dan inovasi mahasiswa maupun dosen di bidang Teknik atau Rekayasa.

Menurut dia, pendidikan Teknik atau Rekayasa harus menjadi motor penggerak kemajuan industri dan teknologi nasional.

“Pemerintah harus hadir mendukung pengembangan riset, inovasi, dan karya-karya anak bangsa dari kampus. Dengan begitu, pendidikan Teknik atau Rekayasa benar-benar menjadi motor penggerak kemajuan industri, teknologi, dan kemandirian nasional,” kata Lalu.

Penulis :
Aditya Yohan
Editor :
Tria Dianti