
Pantau - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi membentuk Tim Khusus (Timsus) Mina guna mengoptimalkan perlindungan dan pembinaan jamaah calon haji, terutama lansia dan jamaah sakit saat puncak ibadah haji 2026.
Koordinator Bidang Satuan Operasi Arafah Muzdalifah dan Mina (Satop Armuzna) serta Pelindungan Jamaah PPIH Arab Saudi Harun Arrasyid Usman mengatakan tim tersebut terdiri dari personel Perlindungan Jamaah (Linjam) yang telah berpengalaman dalam operasional haji sebelumnya.
"Rekan-rekan ini diberangkatkan pada tanggal 8 Zulhijah malam dan langsung menuju Mina tanpa melalui Arafah. Dengan skema ini tenaga mereka dinilai masih fresh untuk langsung memberikan bantuan maksimal saat jamaah calon haji tiba," ujar Harun.
Fokus Kawal Pergerakan Jamaah di Mina
Harun menjelaskan Timsus Mina bertugas melakukan pengawasan, penyambutan, dan pemantauan pergerakan jamaah dari Muzdalifah menuju Jamrah Aqobah.
Tim tersebut juga disiapkan untuk menyambut jamaah yang menggunakan skema murur atau hanya melintas dari Arafah menuju Mina.
Menurut Harun, fase kedatangan jamaah di Mina menjadi salah satu titik paling krusial karena berpotensi menimbulkan kepadatan dan kelelahan fisik.
Sebagian besar jamaah haji Indonesia diketahui menempati Zona 3 dan Zona 5 di sekitar Terowongan Muaisim.
Jamaah tersebut terbagi dalam 61 markas yang terdiri atas maktab kecil hingga maktab besar.
Sementara itu, skema tanazul atau kepulangan langsung ke hotel setelah lempar jumrah direncanakan ditempatkan di Zona 5 dan masih dalam tahap finalisasi.
PPIH Imbau Jamaah Tidak Berpindah Lantai
PPIH juga mengeluarkan imbauan kepada jamaah calon haji yang tinggal di tenda Mina agar tidak berpindah lantai saat melaksanakan lontar jumrah.
"Bagi jamaah calon haji yang tinggal di tenda Mina, pelaksanaan Jamarat diprioritaskan di lantai 3. Kami mengimbau setelah selesai melontar jumrah, jangan turun ke lantai bawah. Tanyakan kepada petugas di lokasi arah kembali ke tenda, karena jalurnya akan berputar keluar dan langsung masuk kembali ke Terowongan Muaisim," kata Harun.
Jarak perjalanan pulang-pergi dari tenda Mina menuju Jamarat melalui tiga Terowongan Muaisim diperkirakan mencapai sekitar 4,5 kilometer.
PPIH berharap kesiapan jalur dan dukungan Timsus Mina dapat membuat rangkaian puncak ibadah haji berjalan aman, efektif, dan efisien.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





