
Pantau - Guru Besar Tetap Ilmu Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Ria Kodariah mendorong penguatan biobank riset nasional guna mendukung pengembangan riset biomedis di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Prof. Ria saat pengukuhan dirinya sebagai Guru Besar FKUI di Depok, Jawa Barat, Senin.
"Kami menilai pentingnya pengembangan biobank riset sebagai infrastruktur ilmiah strategis untuk mendukung riset biomedis di Indonesia," kata Prof. Ria.
Dalam pidato pengukuhannya yang berjudul “Penguatan Riset Patobiologi melalui Pengembangan Biobank Riset sebagai Pilar Ketahanan Kesehatan Nasional”, ia menegaskan patobiologi memiliki peran penting dalam menjembatani ilmu dasar dengan praktik klinis melalui pemahaman mekanisme molekuler penyakit.
Fokus Penelitian pada Kanker Ovarium
Prof. Ria menjelaskan salah satu fokus penelitiannya adalah kanker ovarium yang hingga kini masih menjadi salah satu kanker ginekologis dengan tingkat kematian tinggi di dunia maupun Indonesia.
Penelitiannya menunjukkan tingkat keganasan kanker ovarium tidak hanya dipengaruhi perubahan molekuler pada sel tumor, tetapi juga interaksi kompleks di lingkungan mikro tumor termasuk faktor imunologis.
Menurut dia, keberadaan biobank memungkinkan pengelolaan spesimen biologis secara terstandar dan terintegrasi dengan data klinis serta molekuler.
Hal tersebut dinilai mampu memperkuat validitas, integritas, dan keberlanjutan penelitian medis di Indonesia.
Biobank Dinilai Jadi Pilar Ketahanan Kesehatan
Prof. Ria mengatakan pengembangan biobank sejalan dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang mengatur pentingnya penyimpanan serta pengelolaan spesimen klinik dan materi biologis jangka panjang.
Ia menilai biobank tidak hanya mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga mempercepat implementasi precision medicine dan kebijakan kesehatan berbasis bukti.
Saat ini FKUI melalui Indonesian Medical Education and Research Institute (IMERI FKUI) telah mengembangkan biobank riset yang terintegrasi dengan 13 klaster penelitian dan bekerja sama dengan RSCM serta RSUI.
"Pengembangan biobank riset merupakan investasi jangka panjang dalam membangun ekosistem riset kesehatan nasional yang terintegrasi, berkelanjutan, dan mampu menjawab tantangan kesehatan masa depan,” ujar Prof. Ria.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





