
Pantau - Koalisi Pewarta Pemilu dan Demokrasi (KPP DEM) mendesak Presiden Prabowo Subianto segera mengambil langkah terkait dugaan penculikan empat jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan di wilayah konflik.
Ketua Umum KPP DEM, Achmad Satryo Yudhantoko, mengatakan pemerintah perlu memberikan respons konkret sebagai bentuk perlindungan terhadap warga negara, khususnya insan pers yang tengah menjalankan tugas jurnalistik.
“Kami turut prihatin kepada keluarga dari rekan-rekan kami yang di antaranya juga senior kami di lapangan. Kami mendorong agar Presiden dapat segera ambil sikap, dan memberikan keterangan kepada keluarga korban agar dapat lebih tenang menghadapi ujian yang sedang melanda,” ujar Satryo dalam keterangan tertulis, Selasa (19/5/2026).
Ia menyebut empat jurnalis yang dilaporkan terlibat dalam rombongan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla diduga ditahan oleh militer Israel. Mereka berasal dari sejumlah media nasional.
Satryo mengungkapkan, salah satu jurnalis bahkan sempat kehilangan kontak dengan keluarga setelah berada di wilayah konflik.
“Bang Abeng kabarnya juga sempat menyiapkan sebuah video untuk mengantisipasi jika hal-hal yang dikhawatirkannya terjadi. Jadi itu bisa menjadi titik awal pencarian kawan-kawan,” katanya.
Menurut dia, pers memiliki peran penting sebagai pilar demokrasi sehingga negara wajib hadir memberikan perlindungan.
“Presiden Prabowo kami harap dapat menyelamatkan kawan-kawan kami yang kabarnya diculik oleh tentara IDF Zionis Israel,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal KPP DEM, Nopri Agustian, menilai peristiwa ini menambah daftar gangguan terhadap misi kemanusiaan yang melibatkan Indonesia.
“Ini sudah kedua kalinya Zionis Israel mengganggu misi perdamaian, dan langsung menyentuh keluarga kita warga negara Indonesia. Presiden seharusnya tidak tinggal diam,” tuturnya.
Ia berharap pemerintah segera menyampaikan langkah konkret untuk menjamin keselamatan para jurnalis tersebut.
“Semoga dalam waktu dekat Presiden akan menyampaikan kebijakan yang akan diambil, demi rekan-rekan penjaga demokrasi dan juga hak-hak asasi manusia,” tandasnya.
KPP DEM meminta publik turut mengawal isu ini dan mendorong pemerintah bertindak cepat, mengingat keselamatan warga negara di wilayah konflik menjadi tanggung jawab negara.
- Penulis :
- Khalied Malvino





