HOME  ⁄  Nasional

Gunung Ibu Kembali Erupsi, Kolom Abu Vulkanik Capai 800 Meter

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Gunung Ibu Kembali Erupsi, Kolom Abu Vulkanik Capai 800 Meter
Foto: (Sumber : Gunung Ibu menyemburkan abu vulkanik setinggi hingga 600 meter dari atas puncak gunung, Jumat (26/12/2025). ANTARA/HO-PGA Gunung Ibu.)

Pantau - Gunung Ibu di Pulau Halmahera, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi pada Selasa pagi dengan melontarkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 800 meter di atas puncak gunung.

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Lana Saria mengatakan erupsi gunung setinggi 2.125 meter di atas permukaan laut itu terjadi pada pukul 09.24 WIT.

Kolom abu terpantau berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah barat laut.

Erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi sementara sekitar 4 menit 1 detik.

Status Gunung Ibu Masih Waspada

Saat ini aktivitas Gunung Ibu masih berada pada Status Level II atau Waspada.

Badan Geologi mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat dan wisatawan tidak beraktivitas dalam radius dua kilometer dari kawah aktif Gunung Ibu.

Larangan juga berlaku pada perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah bagian utara.

“Masyarakat di sekitar gunung maupun pengunjung dan wisatawan tidak melakukan aktivitas di dalam radius dua kilometer dari kawah aktif,” kata Lana.

Ia juga mengimbau warga menggunakan masker dan pelindung mata saat terjadi hujan abu vulkanik guna menghindari gangguan kesehatan.

Warga Diminta Waspadai Informasi Hoaks

Badan Geologi meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing isu maupun informasi bohong terkait aktivitas vulkanik Gunung Ibu.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat diminta terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) maupun Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici untuk memperoleh data terkini.

Selain itu, masyarakat Pulau Halmahera diimbau rutin memantau perkembangan aktivitas Gunung Ibu melalui aplikasi resmi Magma Indonesia milik pemerintah.

Penulis :
Ahmad Yusuf