
Pantau - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengakomodasi murid yang sakit dan menjalani perawatan di rumah sakit untuk tetap mengikuti pelaksanaan susulan Tes Kemampuan Akademik atau TKA jenjang SD dan SMP pada hari terakhir ujian susulan, Selasa (19/5).
Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikdasmen Toni Toharudin mengatakan sebanyak 490.552 murid mengikuti pelaksanaan TKA susulan karena berbagai kendala saat jadwal utama berlangsung.
“Hari ini adalah hari terakhir ujian susulan yang mengakomodasi para murid kita yang sedang sakit di rumah sakit ataupun kondisi kesehatan lain, sehingga waktu itu terkendala pada saat pelaksanaan yang sebenarnya,” kata Toni dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI bersama Mendikdasmen di Jakarta Pusat.
Ratusan Ribu Murid Ikut TKA Susulan
Toni menjelaskan peserta TKA susulan tidak hanya berasal dari murid yang absen saat jadwal utama, tetapi juga peserta yang mengalami relokasi sesi ujian hingga gangguan perangkat dan jaringan.
Ia menyebut sejumlah peserta juga harus menjalani penjadwalan ulang administratif selama pelaksanaan tes berlangsung.
Menurut Toni, tingkat partisipasi pelaksanaan TKA jenjang SD sederajat mencapai 98,53 persen.
Sementara tingkat partisipasi TKA jenjang SMP sederajat tercatat mencapai 97,22 persen.
Sumbar dan DIY Catat Partisipasi Tertinggi
Kemendikdasmen mencatat Provinsi Sumatera Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi wilayah dengan tingkat partisipasi tertinggi untuk TKA jenjang SD, yakni mencapai 99,8 persen.
Sementara pada jenjang SMP, Provinsi Bangka Belitung mencatat tingkat partisipasi tertinggi dengan angka 99,8 persen.
Toni juga mengungkapkan partisipasi pelaksanaan TKA di sekolah luar negeri untuk jenjang SD mencapai 85,75 persen.
Adapun tingkat partisipasi TKA sekolah luar negeri jenjang SMP mencapai 93,15 persen.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





